• Sabtu, 22 Januari 2022

Majukan Sektor Pariwisata, Pemkab Lamsel Bakal Bentuk Forum P2WLS

Kamis, 13 Januari 2022 - 14.41 WIB
42

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamsel, Mulyadi Saleh saat dimintai keterangan. Foto : Imanuel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan bakal membentuk forum Penggerak Pesona Wisata Lampung Selatan (P2WLS).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamsel, Mulyadi Saleh mengatakan, P2WLS itu akan disusun dalam sebuah Peraturan Bupati (Perbup) yang saat ini masih dilakukan pembahasan.

"Ini masih kita rapatkan, Perbub ini merupakan salah satu inovasi yang kita keluarkan. Mudah-mudahan nanti bukan hanya sekedar kertas," katanya, Kamis (13/01/2022).

Dia menjelaskan, forum itu nantinya akan menjadi wadah yang diharapkan dapat memajukan seluruh sektor pariwisata di Kabupaten Lamsel secara terintegrasi.

"Penanganan pariwisata itu harus ada komitmen, harus terintegrasi. Tidak hanya Dinas Pariwisata, tapi semua stakeholder, semua pegiat pariwisata. Dari situ lah kita bentuk forum P2WLS, Ini wadah yang akan memfasilitasi untuk kemajuan pariwisata Lamsel," tuturnya

Di dalam forum itu, kata Mulyadi, bakal terdapat beberapa OPD yang terkait seperti Bappeda, Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Dinas Kominfo, Dinas Koperasi dan UKM, Satpol PP dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) atau pengelola tempat wisata dan juga pelaku usaha.

"Perlu ada suatu wadah yang dapat memfasilitasi dan menjembatani antara penggiat pariwisata, pelaku usaha, pelaku wisata, investor dan lain lain dengan pemerintah. Inilah fungsinya forum ini. Misalnya ada lokasi wisata yang memiliki kesulitan di akses jalan, itu P2WLS yang memiliki peran penting menjembatani," tuturnya.

Dia mengungkapkan, nantinya juga bakal dikukuhkan seseorang yang bakal menjadi Miss P2WLS yakni Winarni Nanang Ermanto yang diharapkan bakal menjadi figur dan motor penggerak kemajuan pariwisata Lamsel.

"Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu jalan keluar ketika ada hal-hal yang menjadi penghambat perkembangan pariwisata Lamsel," ungkapnya

Mantan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamsel ini pun optimis P2WLS dapat memajukan pariwisata Kabupaten Lamsel yang sempat terpuruk akibat adanya pandemi Covid-19.

"Saya yakin 2022 ini wisata Lamsel kunjungannya akan jauh meningkat dari tahun tahun sebelumnya akibat pandemi Covid-19," pungkasnya.

Terpisah, Ketua Pokdarwis Minang Rua Bahari, Saiman Alexcandra berharap adanya P2WLS itu dapat memajukan dan mengembangkan pariwisata terutama objek wisata Pantai Minang Rua.

"Syukur sih kalau memang ada forum buat kami buat komunikasi. Artinya dengan adanya forum itu mungkin kedepan bisa lebih mudah lagi dan cakupannya bisa lebih luas lagi buat perkembangan pariwisata," katanya.

Dia mengungkapkan, salah satu hal penting yang dibutuhkan untuk memajukan wisata Pantai Minang Rua adalah akses jalan.

Saat ini, kata dia, akses jalan yang ada hanya bisa dilalui oleh 1 kendaraan roda empat sehingga pihaknya memberlakukan sistem buka tutup jalan untuk menghindari terjadinya pertemuan antara kendaraan yang akan masuk dan keluar.

"Kalau bicara kebutuhan itu banyak lah, tapi yang sangat urgent saat ini itu jalan karena hanya bisa dilalui 1 mobil," katanya.

Dia menambahkan, hal lain yang dibutuhkan di Pantai Minang Rua adalah pasokan listrik yang cukup besar. Menurutnya dibutuhkan satu gardu listrik di lokasi pantai Minang Rua mengingat terus bertambahnya pemakaian listrik di lokasi pantai tersebut.

"Artinya ya harus punya gardu sendiri, karena kalau semakin banyak investor masuk bikin bangunan-bangunan itu kan kebutuhan listriknya semakin banyak. Jadi kita kekurangan daya," tandasnya. (*)

Video KUPAS TV : PROTES PENGAMBILAN TIKET DI PANTAI SEBALANG