Vaksinasi Lansia di Lambar Belum Capai Target, Vaksinasi Anak Terhambat
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ira Permata Sari. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Capaian vaksinasi lanjut usia (Lansia) di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) belum capai target, Vaksinasi anak usia 6-11 tahun belum bisa di laksanakan.
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat dr. Widyatmoko Kurniawan, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Ira Permata Sari mengatakan, target sasaran vaksinasi Lansia di Lampung Barat sebanyak 20.797.
"Saat ini capaian vaksinasi Lansia kita masih di angka 59,71 persen atau 12.418 Lansia. Sedangkan untuk persyaratan bisa dilaksanakannya vaksinasi anak usia 6-11 tahun itu jika capaian vaksinasi Lansia 60 persen," kata Ira, saat dikonfirmasi, Rabu (12/1/2022).
Ira juga mengatakan, pihaknya optimis capaian vaksinasi bagi Lansia itu akan mencapai 60 persen pada minggu ini. Pihaknya juga telah mempersiapkan teknis vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun jika capaian vaksinasi bagi Lansia telah tercapai.
"Untuk jenis vaksin yang akan digunakan jenis sinovac dengan kadar dosis 0,5ml," ungkapnya.
Ira menambahkan, Pemerintah Lampung Barat menargetkan sebanyak 33.660 anak usia 6-11 tahun yang akan mendapatkan vaksinasi. Data tersebut merupakan data langsung dari Disdukcapil setempat.
Kemudian dibutuhkan juga peran serta orang tua dalam menyukseskan program vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun ini dalam rangka membantu pemerintah dalam menekan penyebaran pandemi covid-19 juga melindungi anak-anak dari paparan virus asal wuhan itu.
"Orang tua harus mendukung program ini agar bisa berjalan, kita berharap dalam pelaksanaan nya orang tua bisa mendampingi anak-anak agar mau di vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak itu sendiri," jelasnya.
Adapun jarak penyuntikan vaksinasi pertama dengan vaksinasi kedua sama dengan jarak vaksinasi orang dewasa yaitu selama 28 hari. Saat ini ada 4 jenis dosis yang digunakan dalam upaya percepatan vaksinasi di Lampung Barat yaitu Sinovac, Pfrizer, Covofac dan Astrazaneca. (*)
Video KUPAS TV : DOKTER NYENTRIK DI PRINGSEWU PAKAI KOSTUM SUPERHERO UNTUK VAKSINASI ANAK
Berita Lainnya
-
Kebakaran Rumah Dua Lantai di Canggu Lampung Barat Sebabkan Kerugian Rp300 Juta
Kamis, 08 Januari 2026 -
Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Rumah di Batu Brak Lampung Barat
Kamis, 08 Januari 2026 -
Dana Desa Menyusut, Apdesi Lampung Barat Ingatkan Dampak Serius terhadap Pembangunan Desa
Kamis, 08 Januari 2026 -
Temukan Sejumlah ASN Bolos Saat Sidak, Wabup Lampung Barat Instruksikan Inspektorat Beri Sanksi
Kamis, 08 Januari 2026









