• Jumat, 12 Agustus 2022

Soal Pelaksanaan PTM untuk Paud dan TK, Begini Penjelasan Disdikbud Pesawaran

Selasa, 11 Januari 2022 - 15.30 WIB
93

Sekretaris Disdikbud Kabupaten Pesawaran, Yahtar Pesawaran. Foto : Ragil/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran sampai saat ini belum melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) baik terbatas maupun keseluruhan untuk sekolah Paud dan Taman Kanak-kanak (TK) yang ada di Bumi Andan Jejama.

Sekretaris Disdikbud Kabupaten Pesawaran, Yahtar mengatakan, pihaknya sampai saat inj belum berani mengambil keputusan untuk melaksanakan PTM pada Paud dan TK.

"Kita belum berani karena memang belum mendapat perintah dari pusat maupun Satgas Covid di Pesawaran untuk izin pelaksanaannya, ya ini juga dipikirkan secara matang karena menyangkut keselamatan anak,"katanya, Selasa (11/01/2022).

Ia menambahkan, selain itu, terkait vaksinasi juga murid Paud dan TK belum mendapatkan giliran untuk tersentuh vaksin.

"Untuk vaksin juga anak-anak Paud dan TK kan belum karena usia mereka masih dibawah 6 tahun, sedangkan vaksin anak saat ini hanya bisa untuk usia 6 sampai 11 tahun,"ujarnya.

"Itu juga salah satu faktor ya g membuat kita belum berani mengambil keputusan untuk menggelar PTM kecuali kalau memang sudah ada perintah atau arahan Satgas Kabupaten Pesawaran,"tambahnya.

Yahtar menjelaskan, PTM di Kabupaten Pesawaran saat ini masih memberlakukan batasan yaitu 75% untuk SD dan SMP.

"Tentu pelaksanaan PTM tersebut juga dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,"jelasnya.

Kemudian ia mengatakan, pihaknya berencana akan melakukan evaluasi terkait pelaksanaan PTM tersebut.

"Rencananya di minggu ketiga bulan Januari 2022 ini evaluasinya, jadi kita lihat sampai saat ini ada atau tidak kluster baru di lingkungan sekolah selama pelaksanaan PTM dimulai, kalau memang tidak ada ya kemungkinan akan kita buka PTM anak sekolah secara keseluruhan atau 100%,"jelasnya.

Yahtar mengimbau kepada seluruh sekolah yang ada di Bumi Andan Jejama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan patuhi batasan yang telah ditetapkan.

"Kita disini juga harus waspada dengan adanya varian baru yaitu omicorn, kalau varian ini sampai masuk ke Pesawaran, ya kemungkinan kita akan tutup lagi PTM yang saat ini digelar, maka dari itu teruslah terapkan prokes secara ketat, pihak sekolah harus terus memantau prokes di lingkungan sekolahnya masing-masing,"tutupnya. (*)