• Jumat, 12 Agustus 2022

Harga Telur di Sejumlah Pasar Pringsewu Mulai Turun

Jumat, 07 Januari 2022 - 14.50 WIB
107

Sarto salah satu pedagang telur di pasar terminal sarinongko.

Kupastuntas.co, Pringsewu - Setelah momen natal dan tahun baru (nataru) berakhir, harga telur ayam ras yang sempat naik di Pringsewu kini mulai mengalami penurunan. 

Dari pantaun langsung tim Kupastuntas.co ke lokasi pasar di Pringsewu yaitu Pasar Gadingrejo dan Pasar Terminal atau Pasar Sarinongko diketahui harga telur sudah berada di harga Rp. 26 ribu hingga Rp. 28 ribu per kilo. 

Sarto salah satu pedagang telur ayam ras dan sembako di pasar terminal atau sarinongko mengatakan jika penurunan harga telah terjadi sejak 3 hari yang lalu. Kini di toko nya, ia menjual telur ayam ras dengan harga Rp. 26 Ribu per kilo nya. 

"Sekarang sudah mulai turun, kalau kemarin sebelum tahun baru sempat melonjak tinggi sehingga bisa mencapai angka Rp 30 ribu. Sekarang agak melemah di harga Rp. 28 ribu per kilo untuk eceran, kalau posko nya kurang lebih Rp 26 ribu. Dan sudah 3 hari ini harga telur nya turun," ujar Sarto, Jum'at (7/1/2022). 

Ia menerangkan jika harga telur tidak bisa selalu dipastikan karena kondisi naik turunya harga telur bergantung pada harga posko atau pemasok telur.  

"Acuan harga telur ini kita lihat dari harga posko, jadi harga telur ini tidak bisa dipastikan harganya. Kadang-kadang bisa naik atau bahkan turun dalam waktu yang cepat. Kalau harga posko naik otomatis kita pun mengikuti. Kalau dijual di pasaran agak melemah kita minta kortingan dari kandang," Ujar nya. 

Sementara itu, di pasar Gadingrejo, Teten yang juga berprofesi sebagai penjual telur ayam ras juga telah menurunkan harga telur ayam yang dijualnya dari Rp. 30 ribu menjadi Rp. 26 ribu. 

"Waktu nataru kemarin kan sempat naik sampai 30 ribu, sekarang sudah turun jadi 26 ribu karena harga di kadang sudah turun juga jadi 24 ribu dan baru hari ini turunnya. Biasa kalau harga kandang turun kita juga ikut turun," Jelas Teten. 

Masih di pasar yang sama, Harmi penjual sembako juga mengaku bahwa harga telur di tempat nya ia jual dengan harga Rp. 28 ribu per kilo. Alasan turunnya harga ini pun serupa dengan keterangan 2 pedagang yang telah ditulis di atas, yaitu karena harga telur di posko atau kandang mengalami penurunan. 

"Harga telur sudah mulai turun, sekarang saya jual per kilo nya Rp 28 ribu kalau harga dari kandang Rp. 25 ribu. Sedangkan waktu saat akhir tahun kemarin sempat jual dengan harga Rp 30 ribu per kilo," terang nya. (*)