Disdikbud Metro Siapkan Konsep Hadapi PTM Awal Tahun
Foto : Ist.
Kupastuntas.co, Metro - Guna menghadapi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di awal tahun 2022, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro sedang mempersiapkan konsepnya.
Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud Metro Suwandi, melalui Sekertaris Dedy Asmara. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Dedy menyampaikan bahwa rencana PTM awal tahun sedang disusun.
"Saat ini PTM di Metro sedang dikonsep tergantung dengan level daerah masing-masing. Selain penyesuaian level daerah, persentasi capaian vaksinasi juga dipertimbangkan," kata dia, Senin (3/1/2022).
Dedy menyebutkan, aturan yang akan diterapkan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yang terbaru.
"Ini juga sudah berdasarkan SKB 4 Menteri yang baru. Bernomor 05/KB/2021, nomor 1347 tahun 2021, nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, nomor 443-5847 tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19," jelasnya.
Menurutnya, konsep PTM kedepan tidak mengacu pada surat edaran melainkan pemberitahuan sesuai dengan instruksi SKB empat menteri.
"Kedepannya konsepnya bukan lagi surat edaran, akan tetapi pemberitahuan yang berdasarkan dari SKB 4 menteri tersebut. Baru tadi pagi kami mengikuti zoom meeting terkait pola PTM yang dihadiri Disdikbud se-Indonesia," ucapnya.
Dedy juga mengaku bahwa pihaknya telah melakukan pembahasan prihal evaluasi dan persiapan melangsungkan PTM diawal tahun.
"Sehingga siang ini konsep langsung kami susun dan dianalisa dulu. Setelah melakukan pembahasan dengan Kemendikbud, langsung melakukan evaluasi dan penghimpunan data perhari," bebernya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan belajar mengajar tatap muka bagi pelajar usia 6 hingga 11 tahun nantinya bakal mengacu pada SKB empat menteri.
"Data sedang dihimpun per-hari ini. Kemudian untuk dasar pembelajaran untuk anak usia 6-11 tahun juga sedang di susun sesuai dengan SKB 4 Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : KMP AMADEA AKHIRNYA DIEVAKUASI SETELAH BELASAN JAM KANDAS DI PULAU.
Berita Lainnya
-
Tommy Gunawan: Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Demokrasi
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Jelang Lebaran, Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Pangan di Sejumlah Pasar
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kisruh Anggaran Media Rp200 Juta di Metro, Rozi Fernando Desak APH Periksa Anggaran Diskominfotik
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kritik Pinjaman ke Bank Lampung, Anggota DPRD Metro Siap Lepas Fasilitas Bantu Bayar Bunga
Kamis, 12 Maret 2026



