Hari Pertama Buka, Kebun Raya Liwa Dipadati Pengunjung
Objek wisata Kebun Raya Liwa (KRL), Lampung Barat. Foto: Echa/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Objek wisata Kebun Raya Liwa (KRL) masih menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan dalam dan luar daerah. Terbukti, hari pertama buka pasca ditutup saat Nataru sudah dipadati oleh pengunjung, bahkan angkanya berlipat-lipat dari hari biasanya.
Kepala UPT KRL, Khoirul Umur mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan hingga sore ini bahkan mencapai 600 orang lebih. Pengunjung tidak hanya dari Lampung Barat, melainkan wisatawan dari luar daerah.
"Karena masih dalam suasana pandemi Covid-19 jadi kita mewajibkan semua pengunjung menerapkan protokol kesehatan (Prokes) ketat seperti menggunakan masker dan menghindari kerumunan," kata Khoirul, saat dikonfirmasi kupastuntas.co, Minggu (2/1/2022).
Dipaparkan Khoirul, selain setiap pengunjung yang datang selalu di imbau agar menerapkan Prokes ketat, pihaknya juga menyediakan tempat cuci tangan untuk memastikan pengunjung bisa mencuci tangan agar tetap steril.
Selain itu, pihaknya juga mengerahkan puluhan petugas untuk mengawasi. Jika ada pengunjung yang berkerumun maka akan langsung dibubarkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ia melanjutkan, untuk memasuki objek wisata KRL, pengunjung dikenakan tarif masuk sebesar Rp5.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.
"Dengan tarif itu pengunjung dapat menikmati berbagai keindahan yang ada di KRL, dengan ramai nya pengunjung pada hari pertama buka ini membuktikan bahwa minat wisatawan untuk berkunjung ke KRL sangat tinggi," tandasnya.
Salah satu pengunjung asal Bandar Lampung, Imron mengaku sengaja berkunjung bersama keluarga untuk menikmati keindahan KRL yang selama ini hanya dilihat dari media sosial.
"Ternyata setelah dikunjungi memang luar biasa bagus, tidak sia-sia kami datang dari Bandar Lampung. Apalagi cuaca disini sejuk sekali, adem. Kesejukannnya tidak jauh beda dengan bogor," urainya sambil berlalu. (*)
Video KUPAS TV : KMP AMADEA AKHIRNYA DIEVAKUASI SETELAH BELASAN JAM KANDAS DI PULAU
Berita Lainnya
-
Sidang Lanjutan Kasus Ganja 987 Gram di PN Liwa, Terdakwa Mengaku Dijebak
Rabu, 13 Mei 2026 -
Dikeluhkan Warga, Camat BNS Pastikan Sanitasi di Sukajadi Segera Diperbaiki
Selasa, 12 Mei 2026 -
Sampah Lampung Barat Tembus 127 Ton per Hari, Sebagian Besar Belum Tertangani
Selasa, 12 Mei 2026 -
Proyek Sanitasi di BNS Lambar Diduga Asal Jadi, Warga Keluhkan Air Mati dan Tak Ada Septic Tank
Selasa, 12 Mei 2026








