• Rabu, 26 Januari 2022

Waspada, Seorang Bocah 4 Tahun Di Kotaagung Jadi Korban Penculikan

Sabtu, 01 Januari 2022 - 11.18 WIB
4.5k

Pelaku penculikan sesaat setelah diamankan warga. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus - Seorang bocah laki-laki bernama Fakih, bocah berusia 4,5 tahun warga Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, diculik seorang pria tak dikenal. Korban ditemukan selamat sementara pelaku diamankan warga.

Informasi yang berhasil dihimpun Kupastuntas.co, korban diculik  saat bermain di rumah neneknya di Dusun Way Jelai, Pekon Negeri Ratu, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, Jumat (31/12/2021) sekira pukul 15.30 WIB.

Saat kejadian ibu korban, Lela sedang melaksanakan sholat Ashar, dan meminta agar korban di rumah saja. Tetapi saat Lela sholat, korban keluar  rumah lewat pintu belakang yang berhadapan dengan areal persawahan.

Usai sholat Lela tidak melihat korban di rumah dan menyangka anaknya sedang bermain bersama kawan-kawannya, dan akan pulang seperti biasanya.

Tetapi hingga menjelang maghrib korban belum juga pulang. Hal itu membuat Lela dan keluarga was-was dan mencari korban ke rumah kerabat dan rumah tetangga serta tempat-tempat biasanya korban bermain.

Tetapi hingga menjelang Isya, korban tidak ditemukan. Keluarga malah sempat menemui orang 'pintar', tetapi saat dicek ditempat yang dikatakan orang pintar tersebut, korban tidak ada.

Rupanya korban diculik seorang pria berumur sekira 55 tahun, dan membawa korban menyusuri pinggir pantai menuju Pekon Tanjung Agung, Kecamatan Kotaagung. 

Dan entah apa yang dilakukan korban, karena saat itu korban mau saja dibawa pelaku hingga ke muara Tulung Beliung di Pekon Teba Bunuk, Kecamatan Kota Agung Barat.

Dan upaya pelaku membawa kabur korban terkendala saat pelaku mendapati muara sungai sedang pasang dan berarus deras.

Sejumlah nelayan payang Digul (Pekon Tanjung Agung) yang melihat korban digendong pelaku, langsung memberi pertolongan dengan menyeberangkan ke sisi muara.

Tetapi para nelayan ini melihat ada kejanggalan dan curiga jika korban bukan anak pelaku, sebagaimana diakui pelaku kepada para nelayan yang menolongnya.

Lalu korban dan pelaku dibawa ke rumah Ketua RT, di Pekon Tanjung Agung, Kecamatan Kota Agung Barat. 

Untung, Ketua RT setempat lalu melaporkan keberadaan dua orang yang diakui pelaku sebagai bapak dan anak ke Asep, aparat Pekon Tanjung Agung.

Kepada Asep dan Ketua RT, pelaku mengaku jika korban adalah anaknya, dan ibunya (istrinya) sudah meninggal dunia. 

"Tapi pengakuan itu tidak sesuai dengan yang dikatakan si anak, yang mengaku ibunya masih hidup dan namanya Lela, dan bapaknya bernama Hendri, bukan orang yang bersamanya," kata Asep, Kepala Urusan Pembangunan Pekon Tanjung Agung.

Bingung harus berbuat apa, Asep lalu menghubungi wartawan Kupas Tuntas Grup Biro Tanggamus, dan mengirimkan foto korban lewat pesan WhatSapp. Dan dipastikan korban adalah Fakih, yang dinyatakan hilang dan viral di media sosial.

"Atas saran kakak (wartawan) Kupas Tuntas Grup, kami meminta kakak menghubungi keluarga korban. Dan korban langsung kami jaga, dan pelaku kami amankan," terang Asep.

Kupas Tuntas Grup lalu menghubungi kerabat korban yang mengunggah berita kehilangan di FB. 

"Sekira pukul 22.30 tadi malam keluarga korban dan petugas dari Polsek Kota Agung langsung menjemput korban dan membawa ke Polsek Kota Agung," ujar Asep.

Dika, salah seorang kerabat korban yang ikut menjemput korban ke Tanjung Agung mengatakan, pelaku penculikan itu berprilaku seperti orang stres. 

"Tapi kami curiga itu modus pelaku yang pura-pura stres. Semoga polisi bisa mengungkap kasus ini, sehingga ke khawatiran ada penculik anak berkeliaran bisa jelas, dan ini bukan hoaks," kata Dika.

Hingga berita ini dinaikkan belum ada pernyataan resmi dari polisi. (*)