Objek Wisata Labuhan Jukung Ditutup, Pedagang Keluhkan Tak Ada Pemasukan
Spanduk pengumuman penutupan Labuhan Jukung yang menuai keluhan pedagang sekitar. Foto: Echa/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Pedagang keluhkan penutupan objek wisata Labuhan Jukung yang di lakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.
J (34) salah satu pedagang yang berada di dalam objek wisata Labuhan Jukung mengatakan dengan di tutupnya objek wisata andalan tersebut menyebabkan omset dirinya dan pedagang lain menurun.
"Seharusnya pada momen tahun baru seperti ini menjadi harapan besar bagi kami untuk meningkatkan pendapatan, karena pasti momen libur tahun baru ini jumlah pengunjung pasti meningkat tetapi kebijakan dari Pemkab justru menutup objek wisata Labuhan Jukung, sehingga tidak sesuai harapan kami para pedagang," jelasnya saat di minta keterangan, Jumat (31/12/2021).
Menurutnya jika alasan pemkab menutup objek wisata Labuhan Jukung untuk pengendalian Covid-19 seharusnya tidak di tutup tetapi bisa dengan di batasi pengunjung yang masuk.
"Selama ini omset kita sudah turun karena adanya pandemi covid-19, jika objek wisata Labuhan Jukung juga di tutup saat tahun baru bagaimana kami bisa meningkatkan pendapatan kami untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.
Ia berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk bisa sedikit membantu pedagang dalam upaya peningkatan pendapatan mereka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari terlebih saat momen tahun baru.
Rido (29) salah satu warga setempat juga mengatakan hal yang sama, ia menyayangkan adanya penutupan objek wisata Labuhan Jukung oleh pemkab setempat.
"Seharusnya pemkab jangan menutup sepenuhnya, setidaknya pengunjung di batasi paling tidak 50 persen, agar pedagang tetap ada pemasukan dari pengunjung yang datang, jika di tutup seperti ini artinya pedagang tidak akan ada pemasukan," jelasnya.
"Harus ada solusi dari setiap kebijakan yang di keluarkan oleh Pemkab agar tidak ada yang merasa di rugikan, terlebih dengan kondisi saat ini," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : JEMBATAN WAY GEBANG AMBRUK, MARINIR BERSAMA WARGA BANGUN JEMBATAN DARURAT
Berita Lainnya
-
Satu Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Kakak Beradik di Pesisir Barat Belum Juga Dilimpahkan ke Pengadilan
Kamis, 07 Mei 2026 -
Kabur Bawa Uang Sewa Alat Berat, Operator Excavator Asal Pesibar Ditangkap di Bekasi
Kamis, 30 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Sosialisasikan Call Center 110 di Pesisir Barat
Selasa, 28 April 2026 -
Reses di Pesisir Barat, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Judol serta Pinjol
Selasa, 28 April 2026








