Gubernur Arinal Minta Bupati/Walikota Waspadai Varian Omicron
Suasana rapat koordinasi bersama bupati/walikota terkait penanggulangan Covid-19 dan penanganan varian omicron yang berlangsung di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Jum'at (31/12/2021). Foto: Ist
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengajak seluruh bupati dan walikota untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan kasus usai masa libur Nataru serta adanya varian baru omicron.
Hal tersebut terungkap saat ia memimpin rapat koordinasi bersama bupati/walikota terkait penanggulangan Covid-19 dan penanganan varian omicron yang berlangsung di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Jum'at (31/12/2021).
"Semua daerah harus terus tetap waspada dan terus menerapkan disiplin protokol kesehatan dalam penanggulangan Covid-19 serta penanganan varian omicron. Karena itu yang paling penting," kata Gubernur.
Ia melanjutkan, beberapa bulan terakhir persebaran Covid-19 di Provinsi Lampung mulai terkendali. Dimana terlihat beberapa kali tidak adanya penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 harian.
"Namun semua harus tetap waspada dan tidak lengah, serta menerapkan protokol kesehatan. Pandemi ini belum berakhir. Jangan pernah lalai. Wajib hukumnya disiplin menerapkan protokol kesehatan," tegasnya.
Menurut Arinal, Provinsi Lampung sebagai pintu gebang pulau Sumatera memiliki empat pintu masuk yang harus dilakukan penjagaan secara ketat terlebih pada saat libur akhir tahun.
Provinsi Lampung juga telah mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) Lampung Nomor 28 tahun 2021 tentang PPKM pada Kriteria Level 2 dan Level 1 serta mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan.
"Instruksi tersebut berdasarkan petunjuk dari Kemendagri dalam rangka pengendalian Covid-19 didaerah. Ini harus dijadikan pedoman dan kemudian ditindaklanjuti dengan instruksi bupati dan walikota," katanya lagi.
Sementara itu Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, mengatakan jika semua daerah harus melakukan langkah antisipasi sedini mungkin untuk menghindari adanya lonjakan kasus usai libur Nataru.
"Jajaran Dinas Kesehatan perlu melakukan evaluasi lagi mulai dari kesiapan tenaga medis, kesiapan tempat isolasi hingga tabung oksigen untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," tuturnya.
Ia juga berharap agar kegiatan vaksinasi Covid-19 terutama untuk dosis kedua terus dilakukan percepatan guna mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity. (*)
Video KUPAS TV : PENDETA GPI TULANG BAWANG KATAKAN TIDAK ADA PERSEKUSI
Berita Lainnya
-
112 Siswa di Bandar Lampung Diduga Keracunan MBG, Dinkes Tunggu Hasil Uji Lab BPOM
Kamis, 30 April 2026 -
Sempat Tertinggal Poin, Persib Bandung Balikkan Keadaan 4 - 2 Bhayangkara Presisi Lampung FC
Kamis, 30 April 2026 -
Sidang Gugatan BPN Lampung Timur Hadirkan Dua Ahli Hukum Unila, Dorong Kepastian Hukum
Kamis, 30 April 2026 -
2.082 Buruh Asal Lampung Bertolak ke Jakarta Ikuti Aksi May Day di Monas
Kamis, 30 April 2026








