Setelah Tertunda Beberapa Kali, Pembongkaran Kios PKL Jalan Bukit Tinggi Mulai Dilakukan
Tampak satu unit ekskavator mulai merubuhkan lapak-lapak PKL dan puluhan petugas Satpol PP mengawal jalannya pembongkaran. Foto: Rohmah/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Setelah ditunda beberapa kali karena mengalami penolakan relokasi oleh pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Bukit Tinggi, akhirnya kios-kios PKL hari ini dibongkar.
Menurut pantauan Kupastuntas.co, sebanyak kurang lebih 46 kios telah dihancurkan oleh satu unit ekskavator hari ini, Kamis (30/12/2021).
Tidak hanya kios, saat ini ekskavator juga membongkar naungan-naungan pinggiran toko di Bambu Kuning yang dibangun secara mandiri oleh pemilik toko.
Puluhan polisi pamong praja dikerahkan, juga terlihat polisi militer yang juga ikut menjaga. Beberapa kios yang telah dibongkar sebagian juga diberesi oleh beberapa pedagang dibantu oleh dinas lingkungan hidup.
Pada saat pembongkaran salah satu kios yang menempel pada gedung Telkom, sempat terjadi keributan yang cukup sengit. Penjaga kios mengamuk dan berdiri didepan kios menghalangi ekskavator untuk menghancurkan atap kios tersebut yang memang berdiri diatas trotoar jalan.
“Seharusnya jangan bongkar-bongkar gini, bicarakan dulu, diskusikan dulu,” teriak penjaga kios tersebut kepada aparat.
Akibat teriakan salah satu pedagang tersebut, pedagang yang lain ikut terpancing emosi dan menimbulkan aksi dorong antara aparat dan pedagang.
“Sudah berapa kali mbak diskusi, sudah berulang kali diomongi juga,” celetuk salah satu aparat yang ikut terbawa emosi.
Namun hanya berselang beberapa menit, akhirnya cekcok tersebut segera dilerai ketika penjaga kios tersebut meminta aparat untuk menunggu pemilik kios yang akan segera datang ke lokasi pembongkaran. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Pendidikan Matematika Universitas Teknokrat Indonesia Lolos Wakili LLDIKTI II di ONMIPA-PT 2026 Bidang Kimia
Sabtu, 23 Mei 2026 -
IBATEK Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pelatihan Video Clay Animation Berbasis AI di SMKS Tamansiswa Teluk Betung
Sabtu, 23 Mei 2026 -
Kementan Serahkan 260 Kasus Mafia Pangan ke Aparat Penegak Hukum
Sabtu, 23 Mei 2026 -
Kementan Percepat Tanam Oplah dan CSR untuk Jaga Produksi Pangan
Sabtu, 23 Mei 2026








