Jika Unila Jadi PTN-BH, Rektor Karomani Jamin UKT Tidak Naik
Rektor Unila, Karomani, saat memberikan keterangan, di Gedung Serba Guna, Kamis, (30/12/2021). Foto : Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani optimis kampus yang dipimpinnya akan menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) di tahun 2022.
"Kinerja perguruan tinggi sekarang diukur dengan indikator kinerja utama (IKU), oleh karenanya visi unila kedepan kita optimis akan menjadikan unila sebagai kampus PTNBH. Dan ini sudah kita usulkan," ujar Rektor Unila, Karomani, di Gedung Serba Guna, Kamis, (30/12/2021).
Ia menegaskan, jika Unila nantinya sudah menyandang status PTNBH, pihaknya tidak akan menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Untuk mewujudkan kampus Unila berstatus PTN-BH, pihaknya telah membentuk tim satuan khusus yang terkait dengan belasan program dukungan.
"Kalau Unila masuk PTNBH, saya tegaskan jika masih menjabat sebagai rektor, dijamin tidak akan menaikkan UKT. Karena inikan yang dikhawatir mahasiswa," tegasnya.
Menurutnya, PTNBH itu tidak segalanya dengan uang, meskipun ada regulasi didalamnya, pihaknya akan menghindari hal tersebut.
Begitupun dengan Biaya Operasional Pendidikan (BOP), meskipun sudah menyandang status kampus PTNBH, pemerintah daerah ataupun pemerintah pusat tidak akan menghapuskan dana BOP untuk universitas
"BOP masih tetap diberikan pemerintah, malahan tambah besar. Jangan takut miskin, jadi tetap diberikan anggaran itu," kata dia.
Selain itu, kemudahan yang didapat ketika kampus ketika menyandang PTNBH, Unila akan lebih mudah menerbitkan program studi unggulan yang memang dibutuhkan dengan zamannya.
"Semua sudah bertransisi ke digital. Kita juga kedepan sudah berantisipasi itu dengan membuka program progemer supaya memperkuat IT Unila nantinya," terang Karomani.
Kemudian, jika kampus Unila sudah menyandang PTNBH ini juga akan menjadi lompatan-lompatan prestasi yang sangat bagus, yang mana pasti akan lebih lincah lagi kedepannya.
"Satu contoh, misalnya ketika kita akan membuka program studi baru tidak perlu ke Jakarta meminta izin, tapi kita bisa langsung membuka program studi yang cepat hanya dalam waktu hitungan seminggu. Maka ini merupakan prestasi yang sangat penting," tandasnya (*)
Video KUPAS TV : PEMPROV LAMPUNG SIAPKAN DUA PELABUHAN LOGISTIK DI MESUJI
Berita Lainnya
-
RSUD Abdul Moeloek Tingkatkan Kompetensi CPNS Dokter Melalui Program Inovasi Pelayanan Kesehatan
Selasa, 10 Maret 2026 -
Kasus Korupsi SPAM Pesawaran, Dendi Ramadhona Didakwa Pasal Berlapis
Selasa, 10 Maret 2026 -
Mudik Lebaran 2026, Bandar Lampung Siapkan 9 Posko Layanan Kesehatan
Selasa, 10 Maret 2026 -
Kabar Duka, Anggota DPRD Lampung dari Fraksi Gerindra Veri Agusli Meninggal Dunia
Selasa, 10 Maret 2026









