Atasi Banjir, Pemkab Lamsel Normalisasi Sungai
Normalisasi di sungai Desa Gunung Terang Kecamatan Kalianda. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) lakukan normalisasi beberapa titik sungai.
Kepala Pelaksana BPBD Lamsel, Dulkahar mengatakan, normalisasi itu dilakukan untuk menurunkan resiko terjadinya banjir seperti yang beberapa waktu lalu terjadi di beberapa titik di wilayah Lamsel.
"Kita, Tim Reaksi Cepat (TRC) bersama Dinas PUPR ini lakukan normalisasi sungai dengan langsung menerjunkan alat berat. Mudah-mudahan sungai itu tidak lagi meluap dan menggenangi pemukiman warga," kata Dulkahar, saat dikonfirmasi, Rabu (29/12/2021).
Saat ini lanjutnya, normalisasi sedang dilakukan di sungai Desa Gunung Terang Kecamatan Kalianda, dan nantinya akan dilakukan di Kecamatan lainnya.
"Yang sedang dikerjakan oleh PU di Desa Gunung Terang Kecamatan Kalianda. Selanjutnya di Natar, Jati Agung, Katibung," jelasnya.
Dia pun berharap dengan dilakukannya normalisasi sungai itu, tidak terjadi lagi banjir di wilayah Lamsel. "InsyaAllah dengan upaya yang telah kita lakukan ini luapan air tidak kembali terjadi," tandasnya.
Untuk diketahui, sejumlah wilayah di Kabupaten Lamsel dilanda banjir akibat terjangan hujan deras pada beberapa hari belakangan.
Selain merendam areal pemukiman, banjir juga merendam seribuan hektar lahan persawahan yang tersebar di 8 Kecamatan.
Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Lamsel mencatat, 8 Kecamatan itu yakni kecamatan Palas dengan lahan yang terendam banjir seluas 105 hektar, Ketapang seluas 157 hektar, Sidomulyo 135 hektar, Candipuro 536 hektar, Kalianda 35 hektar, Waypanji 20 hektar, Waysulan 228 hektar dan Sragi yang belum ada dilakukan penanaman. (*)
Video KUPAS TV : ARUS LALU LINTAS KAWASAN LUNGSIR DIALIHKAN
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026








