2115 Kamar Hotel di Lampung Terisi saat Muktamar NU
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pelaksanaan Muktamar ke-34 NU beberapa hari lalu di Kota Bandar Lampung dan Lampung Tengah rupanya membuat berkah bagi kalangan ekonomi, tidak terkecuali pengusaha hotel di Provinsi Lampung.
Wakil Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Lampung, Raban menyebutkan, selama acara Muktamar tersebut, jumlah keterisian kamar hotel mencapai 99 persen.
"Angka pastinya 2.115 kamar hotel di seluruh hotel berbintang. Keterisian kamar hotel itu mulai tanggal 21 Desember sampai tanggal 25 Desember,” ujar Raban, saat dihubungi kupastuntas.co, Rabu (29/12/2021).
Namun Raban menilai, kemungkinan tidak hanya peserta Muktamar saja yang pada tanggal itu memesan hotel.
“Kemungkinan saja ada pengunjung lain yang bukan peserta Muktamar, namun sebagian besar memang peserta Muktamar,” jelasnya.
Dari jumlah keterisian tersebut, bukan tidak mungkin pendapatan keseluruhan hotel di Lampung mencapai angka miliaran pada momen tersebut.
“Kalau kita kalkulasikan di setiap kamar hotel berbintang, harga pemesanan dari Rp500 ribu sampai dengan yang tertinggi Rp5 juta. Bahkan ada tipe tertinggi di kamar hotel, angkanya bisa Rp7 juta - 10 juta per malam,” ungkapnya.
Oleh karena itu, PHRI pun berharap kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung agar sering mengadakan event nasional di Lampung.
“Karena dengan event tersebut, bisa meningkatkan perekonimian pelaku usaha, salah satunya usaha hotel dan restoran” tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : ARUS LALU LINTAS KAWASAN LUNGSIR DIALIHKAN
Berita Lainnya
-
112 Siswa di Bandar Lampung Diduga Keracunan MBG, Dinkes Tunggu Hasil Uji Lab BPOM
Kamis, 30 April 2026 -
Sempat Tertinggal Poin, Persib Bandung Balikkan Keadaan 4 - 2 Bhayangkara Presisi Lampung FC
Kamis, 30 April 2026 -
Sidang Gugatan BPN Lampung Timur Hadirkan Dua Ahli Hukum Unila, Dorong Kepastian Hukum
Kamis, 30 April 2026 -
2.082 Buruh Asal Lampung Bertolak ke Jakarta Ikuti Aksi May Day di Monas
Kamis, 30 April 2026








