• Sabtu, 21 Mei 2022

Ribuan Muhibbin di Unila Setia Nantikan Pengumuman Rais Aam dan Ketum PBNU

Kamis, 23 Desember 2021 - 23.33 WIB
151

Ribuan muktamirin NU masih setia berkumpul di kampus Unila untuk menantikan pengumuman siapa yang terpilih sebagai Rais Aam dan ketua umum PBNU, Kamis (23/12/2021). Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Meski telah larut malam, ribuan Muhibbin atau pecinta Nahdlatul Ulama (NU) masih setia berkumpul di kampus Universitas Lampung (Unila) untuk menantikan pengumuman siapa yang terpilih sebagai Rais Aam dan ketua umum pengurus besar nahdatul ulama (PBNU), Kamis (23/12/2021).

Berdasarkan pantauan meski telah pukul 23.27 WIB ribuan massa masih merapat ke sekitaran depan Gedung Serba Guna (GSG) Unila. Bahkan, sejak sore Muktamirin yang melakukan kegiatan di UIN Raden Intan Lampung, Universitas Malahayati, dan Pondok Pesantren Darussa'adah Lampung Tengah, saat ini telah berpusat di Unila.

Meski pukul 21.00 WIB, hujan mengguyur perhelatan organisasi terbesar itu, akan tetapi muktamirin terus bertambah. Sampai jalan didepan GSG pun dipadati oleh muhibbin, bahkan terlihat ada beberapa orang memilih untuk tidur sejenak diemperan perpustakaan.

Salah satu Muhibbin dari PCNU Malang, Nova mengatakan rombongan yang tadinya menginap di Lampung Tengah sengaja menuju Bandar Lampung untuk menyaksikan pemilihan Ketua Umum PBNU.

"Datang di Bandar Lampung kita dari siang tadi, karena tahu pemilihan PBNU nya disini," ujar Nova.

Sementara, Istiqomah juga mengatakan menuju Bandar Lampung siang ini setelah berada di Lampung Tengah. "Di Lampung Tengah kita minep tempat orang pondok disana," kata Istiqomah.

Disinggung terkait keberpihakan dalam pemilihan Ketua Umum PBNU, Istiqomah enggan menjawab. Namun, dirinya tetap menanti siapa ketua umum terpilih.

Selain itu terlihat juga, karena Wakil Presiden Mak'ruf Amin telah berada di GSG Unila, penjagaan ketat pun dilakukan oleh TNI Polri maupun Banser.

Saat ini di dalam gedung 9 anggota Ahwa sedang melakukan rapat untuk memilih Rais Aam periode 2021-2026, setelah terpilih Rais Aam baru akan memilih siapa yang menjadi ketua PBNU. (*)