• Jumat, 20 Mei 2022

Peserta Muktamar Kehabisan Penginapan, Warga Sewakan Rumah Rp1,5 Juta per Malam

Selasa, 21 Desember 2021 - 07.49 WIB
300

Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Warga luar Provinsi Lampung yang ingin menghadiri Muktamar NU ke-34 kebingungan mencari penginapan di sekitar Bandar Lampung, karena seluruh kamar hotel sudah habis di booking peserta Muktamar.

Sebagai alternatif, rombongan luar daerah itu mencari rumah warga untuk disewa di sekitar Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL), Universitas Lampung (Unila) dan Universitas Malahayati, yang juga menjadi lokasi Muktamar.

Ijal, warga Kecamatan Teluk Betung Barat, Bandar Lampung, mengaku kesulitan mencari tempat penginapan untuk rekan-rekannya dari Jakarta yang akan menghadiri Muktamar NU.

Ia pun memasang status di WhatsApp dan Facebook untuk mencari rumah warga yang bisa dijadikan homestay atau penginapan sementara.

“Saya diminta kawan-kawan dari Jakarta untuk mencari penginapan selama Muktamar NU. Saya sudah coba cari beberapa hotel tapi penuh semua. Saya siap mengeluarkan cost Rp1,5 juta, kalau ada yang bersedia menyewakan rumahnya untuk dijadikan tempat menginap,” katanya, Minggu (20/11/2021).

Ijal mengaku membutuhkan rumah untuk menginap selama tiga hari saja, yakni pada 22 sampai 24 Desember 2021, atau selama pelaksanaan Muktamar.

Hal yang sama diungkapkan Sari, warga Bandar Lampung. Ia mengaku rekan-rekannya dari Surabaya, Jawa Timur, minta dicarikan tempat menginap selama Muktamar NU.

“Teman-teman NU dari Surabaya kemarin hubungi saya minta dicarikan penginapan. Saya sudah coba kontak beberapa hotel penuh semua. Mungkin nanti cari hotel lain yang masih ada kamar kosong,” ungkapnya.

Sari melanjutkan, jika hotel sudah tidak ada kamar yang kosong, maka akan mencarikan rumah warga yang bisa disewakan. Ia mengaku, mendapatkan informasi ada beberapa rumah warga di sekitar Unila dan UIN Raden Intan yang disewakan.

“Mudah-mudahan ada rumah warga yang bisa disewa untuk menginap teman-teman NU luar Lampung yang mau hadir,” imbuhnya.  

Syahril Daud, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Bandar Lampung (UBL), mengutarakan hal yang sama.

“Saya sudah pasang status di WhatsApp membutuhkan rumah untuk tamu Muktamar NU seluruh Indonesia untuk tanggal 22-24 Desember 2021. Anggarannya Rp1 juta-Rp1,5 juta per malam satu rumah,” kata Syahril, Senin (20/12/2021) malam.

Namun, Ia tidak bisa merinci berapa jumlah warga yang sedang mencari tempat menginap tersebut.

“Kita sekarang sedang on progress untuk persiapan penginapan mereka. Jadi belum bisa kasih data,” ungkapnya.

Johan, warga Way Halim, Bandar Lampung menuturkan, mengaku diminta mempromosikan rumah saudaranya di Perumahan Permata Biru, Kecamatan Sukarame, untuk dijadikan homestay bagi warga luar daerah yang ingin menghadiri Muktamar NU.

Bukan hanya Johan, beberapa warga di sekitar kampus UIN Raden Intan Lampung juga  menawarkan rumahnya dijadikan sebagai penginapan.

“Kalau memang ada yang berminat, kami sewakan satu rumah dengan harga Rp1 juta sampai Rp1,5 juta per malam,” katanya.

Johan mengakui, kegiatan Muktamar NU menjadi berkah bagi warga Bandar Lampung yang bisa menjadikan rumahnya sebagai tempat penginapan sementara.

Terpisah, Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung, Muhammad Irfandi, mengatakan panitia sudah menyediakan tempat penginapan khusus bagi peserta Muktamar NU.

“Peserta sudah ada penempatan khusus yang disediakan oleh panitia, tidak ada masalah. Tempatnya di sekitaran Unila dan UIN Raden Intan Lampung yang menjadi tempat kegiatan Muktamar,” jelasnya. 

Irfandi juga mengungkapkan, siap membantu mencarikan tempat penginapan untuk muhidin, yakni orang-orang NU yang akan menghadiri acara Muktamar.

“Untuk muhidin (bukan peserta Muktamar) memang tidak tercatat, karena di luar peserta. Namun, panitia siap membantu jika ada yang cari penginapan. Nanti akan ada tim yang akan membantu,” ujar Irfandi. (*)

Artikel ini sudah terbit di SKH Kupas Tuntas Edisi Cetak, Selasa (21/12/2021) dengan judul 'Rombongan Peserta Muktamar Kehabisan Penginapan'


Video KUPAS TV : PEMKOT METRO BERI RUANG BEBAS KENDARAAN, WARGA KEBINGUNGAN