Meski PPKM Level 1 Bandar Lampung Tetap Lakukan Penyekatan di Perbatasan
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana saat dimintai keterangan. Foto : Rohmah/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Meski Bandar Lampung kini berada di status PPKM Level 1, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana meminta masyarakat untuk bersabar terkait penyekatan yang tetap akan terselenggara mulai 22 Desember 2021.
Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 65 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan, pemerintah pusat menginstruksikan bahwa Bandar Lampung masuk ke PPKM Level 1 mulai 7-23 Desember 2021.
Namun hal ini tidak menyurutkan niat Eva Dwiana untuk tetap menyelenggarakan penyekatan di beberapa titik perbatasan kota untuk mencegah kenaikan kasus positif Covid-19.
“Nanti dari perwali kita akan keluarkan teknis PPKM Level 1 di Bandar Lampung, tapi perlu dipahami dan tolong dimengerti bahwa kita tetap lakukan penyekatan selama nataru, ini hanya sementara, supaya tidak ada lonjakan kasus,” kata Eva Dwiana ketika dimintai keterangan, Minggu (12/12/2021).
Ia menyebutkan bahwa meskipun pemerintah pusat telah menggolongkan setiap daerah untuk menerapkan PPKM sesuai level nya, namun ketentuan teknis tetap ada pada pemerintah daerah.
“Kita akan tetap pengetatan juga, di inmendagrinya kan ada tulisannya bahwa semua keputusan dilimpahkan kepada kepala-kepala daerah, karena takutnya ada lonjakan seperti kemarin,“ ujarnya.
Ia mengatakan bahwa nantinya Ia juga akan mensosialisasikan teknis PPKM di Bandar Lampung ini kepada camat, lurah, ketua RT, kepala lingkungan, agar menyampaikannya secara langsung kepada masyarakat.
Ia berharap bahwa Omicron atau varian Covid-19 yang baru ini jangan sampai masuk ke Bandar Lampung.
“Karena jangan disepelekan varian baru Omicron ini, Bunda tidak mau dan jangan sampai Omicron sampai ke Lampung apalagi Bandar Lampung. Ini adalah ikhtiar kita lebih baik mencegah dari pada mengobati,” ungkapnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar dan menahan diri untuk tidak bepergian selama beberapa waktu yaitu pada libur Nataru.
“Bunda berharap kerjasama yang baik dari semuanya, tahan dulu, masa iya kita mau seperti ini terus. Mari kita cegah sama-sama. Kalau kita bersatu, apa yang tidak bisa kita selesaikan,” tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Prodi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia Terima Kunjungan Edukatif SMA IT Permata Bunda Bandar Lampung
Minggu, 17 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara Putri Hijabfluencer Lampung 2026, Siap Wakili Lampung ke Tingkat Nasional
Minggu, 17 Mei 2026 -
CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pengabdian kepada Masyarakat 'AI for Metaverse Creation' di SMKN 2 Bandar Lampung
Minggu, 17 Mei 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026








