12 Kebakaran Terjadi di Pringsewu Selama 2021, Penyebab Terbanyak Konsleting Listrik
Kasi Kesiap-siagaan, Agus Purnomo, saat dimintai keterangan, Rabu (8/12/2021). Foto: Gamel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pringsewu - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pringsewu mencatat, ada 12 kasus kebakaran selama periode Januari hingga November 2021. Kebakaran terakhir Minggu (5/12) di sebuah warung nasi, belakang pasar Gadingrejo pukul 19:30 malam.
Kasi Kesiap-siagaan, Agus Purnomo mengatakan, kebanyakan peristiwa kebakaran terjadi pada rumah tangga dan penyebab utama terjadinya musibah itu dikarenakan penggunaan perlengkapan instalasi listrik yang tidak sesuai dengan standar, hingga menimbulkan konsleting arus listrik.
"Penyebab paling utama adalah tidak standar nya jaringan listrik yang digunakan, akibatnya terjadi arus pendek. Tapi penyebabnya adalah peralatan listrik termasuk kabel yang digunakan tidak sesuai atau memenuhi standar," kata Agus, saat dimintai keterangan, Rabu (8/12/2021).
Agus melanjutkan, kebakaran terjadi di rumah tangga juga karena kurangnya perhatian pemilik rumah terhadap perlengkapan listrik yang dipakai.
"Kalau di ruko rata-rata 98 persen sudah menggunakan peralatan standar kelistrikan yang SNI. Kalau di rumah kan banyak yang menyepelekan peralatan listrik," lanjutnya.
Untuk mengantisipasi kebakaran, Agus menyarankan untuk menyiapkan setidaknya 1 alat pemadam kebakaran atau APAR di setiap tempat, baik di rumah maupun perkantoran. Hal tersebut dimaksudkan untuk berjaga-jaga apabila terjadi kebakaran.
"Alat pemadaman kebakaran harus ada seyogyanya di rumah minimal 1. Kalau mengandalkan Satgas Damkar kami tidak akan mungkin, karena sementara ini kami hanya memiliki 3 unit Damkar dan 3 Posko tanpa dukungan mobil tangki suplai air," terangnya.
"Kalau merujuk pada Permendagri, minimal 1 kecamatan punya 1 posko pemadam kebakaran, jadi kalau 9 kecamatan harus butuh 9 posko. Posko di Pringsewu sendiri ada di kantor BPBD, Pringsewu dan Ambarawa," jelasnya.
Sementara setiap tempat OPD di Pringsewu telah memiliki alat pemadam kebakaran. Namun masih ada pekerja atau pegawai di lingkungan pemerintahan Pringsewu yang belum mengetahui atau bisa menggunakan alat pemadam kebakaran atau APAR. (*)
Video KUPAS TV : SEMALAMAN DIGUYUR HUJAN, TIGA POHON BESAR DI METRO TUMBANG
Berita Lainnya
-
THR ASN dan P3K Pringsewu Mulai Dicairkan, Pemkab Siapkan Anggaran Rp29,2 Miliar
Jumat, 13 Maret 2026 -
Produksi Cabai di Pringsewu Capai 11.365 Ton
Senin, 01 April 2024 -
Terlibat Bisnis Prostitusi Online, Satu Mucikari dan Dua PSK di Pringsewu Ditangkap Polisi
Senin, 01 April 2024 -
Kronologi dan Penyebab Tabrakan Xpander Vs Karimun di Pringsewu
Sabtu, 30 Maret 2024








