• Jumat, 12 Agustus 2022

Polisi Tangkap Pelaku Sebar Video Asusila Hingga Sebabkan Pacar Hendak Bunuh Diri

Rabu, 01 Desember 2021 - 15.31 WIB
2.2k

Warga dan petugas menyelamatkan siswiSMA yang mencoba bunuh diri dengan cara terjun dari atas jembatan Sungai Batang Hari, Sidangsari, Kotabumi, Lampung Utara, Selasa (30/11/2021).

Kupastuntas.co, Lampung Utara - Sempat menghebohkan warga sekitar yang melintas di Jembatan Way Batanghari Sindang Sari Kecamatan Kotabumi dan menjadi viral di media sosial (medsos) seorang Siswi salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Lampura akan aksi percobaan bunuh diri untuk melompat dari atas jembatan yang berhasil digagalkan warga.

Tim Satreskrim Lampura melakukan pendalaman atas peristiwa itu, sehingga seorang Pemuda berinisial T (19) warga Desa Sawojajar diamankan Polisi karena atas dugaan penyebaran konten Video Asusila.

"Siswi SMK itu hendak bunuh diri karena frustasi lantaran teman (pacar)nya memiliki dan menyebarkan video Asusila dirinya sehingga berpikiran untuk mengakhiri hidupnya," jelas AKP Eko Rendi selaku Kasat Reskrim Polres Lampura, Rabu (01/12/2021).

Eko juga menyebutkan bahwa terduga pelaku merupakan pacar atau seseorang yang dikenal korban dan telah diamankan di Mapolres Lampura.

"Sementara itu dulu mas, sedang kita dalami yang jelas ada pelanggaran UU ITE disitu dan terkait isi konten Video masih dalam penyelidikan," tandas Eko Rendi.

Salah satu warga dekat lokasi Jembatan Satria (23) mengatakan bahwa kejadian itu kemarin (30/10) sekira pukul 13.30 WIB, warga dibuat heboh karena ada anak berseragam sekolah berdiri di tepi jembatan hendak melompat ke bawah sungai.

"Anak itu nangis-nangis bang, mau mati aja katanya jadi warga yang lewat pada berhenti disitu dan kami berlari kesana beruntung sambil dibujuk akhirnya tangannya berhasil diraih salah satu anggota TNI," jelas Satria.

Saksi kejadian itu juga menyebutkan alasan korban mau bunuh diri lantaran sakit hati dengan pacarnya namun tidak diketahui persis persoalan itu.

"Yang ada dia sakit hati sama seseorang, setelah berhasil diselamatkan anak itu masih menangis dan takut dimarahin bapaknya namun ada Polisi dan TNI ikut menenangkan nya," pungkas Satria. (*)