Antisipasi Covid-19 Varian Omikron, Pemkot Metro Minta Warga Perketat Protokol Kesehatan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo.
Kupastuntas.co, Metro - Guna mengantisipasi masuknya paparan virus Covid-19 varian baru yaitu omikron, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro meminta masyarakat untuk tetap waspada dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo. Meski belum ditemukan kasus tersebut dan belum ada penambahan kasus Covid-19 varian lama namun pihaknya tetap meminta warga untuk tidak abai prokes.
"Untuk meminimalisir adanya lonjakan kasus covid-19 gelombang ketiga, kita meminta masyarakat serta ASN untuk kompak dalam mematuhi aturan pemerintah. Dalam menekan penularan covid-19 pemerintah saja tidak akan mampu jika masyarakat tidak mendukung dan mengikuti aturan," kata dia, Rabu (1/12/2021).
Bangkit juga meminta masyarakat untuk kompak dalam menjaga Prokes dan mengurangi mobilitas menjelang dan selama liburan panjang natal dan tahun baru.
"Jadi perlu kekompakan antara masyarakat agar penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik. Serta mengurangi mobilitas ke luar daerah," ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro, Erla Andrianti mengatakan, sejak tanggal 21 Oktober 2021 hanya terjadi satu kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Hingga saat ini belum ada info apa-apa kepada kami. Memang mulai dari 21 Oktober kemarin hanya ada satu kasus di tanggal 25 Oktober. Selebihnya kita nihil," ujarnya.
Wanita yang juga merupakan juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro tersebut mengungkapkan, walaupun tidak ada kasus yang terjadi tetap pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.
"Kepada kita saat ini kian membaik, apalagi didukung masyarakat yang sadar akan vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang baik. Kami juga mengapresiasi masyarakat yang mengikuti vaksinasi hingga capaian kita sudah lebih dari 100 persen. Bahkan, warga yang berdomisili luar Metro pun kami fasilitasi baik dosis satu ataupun dua maka akan kami berikan vaksin," tandasnya (*)
Berita Lainnya
-
Catatan Rakornas 2026: Rafieq Paparkan Roadmap Program Nasional untuk Kota Metro
Senin, 02 Februari 2026 -
LMP Metro Desak Selter Sekda dan Sekwan, Tegaskan Komitmen Meritokrasi ASN
Senin, 02 Februari 2026 -
Baznas Ungkap Kronologi Munculnya Edaran Wajib Infak ASN Metro
Senin, 02 Februari 2026 -
Metro Terima BOP PAUD Rp3,6 Miliar untuk 6.021 Siswa
Jumat, 30 Januari 2026









