• Sabtu, 29 Januari 2022

Arab Saudi Beri Lampu Hijau Penyelenggaraan Umroh, Begini Syaratnya

Minggu, 28 November 2021 - 17.27 WIB
92

Ilustrasi. Foto: Ist

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Otoritas penerbangan Arab Saudi atau General Authority of Civil Aviation (GACA), menerbitkan edaran mengenai pembukaan suspend penerbangan dari Indonesia yang terhitung mulai 1 Desember 2021 mendatang.

Dengan adanya pencabutan tersebut maka warga negara Indonesia termasuk warga Lampung yang ingin umroh sudah diperbolehkan tanpa harus transit atau menjalani karantina selama 14 hari di negara ketiga. 

"Memang betul informasi nya per 1 Desember warga Indonesia yang mau umroh sudah bisa. Namun sampai saat ini kami maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) belum nerima surat resmi dari kementerian," kata Kabid Penyelengara Haji dan Umroh (PHU) pada Kanwil Kemenag Lampung Ansori F Citra saat dimintai keterangan, Minggu (28/11/2021).

Ia melanjutkan, saat ini Kementerian Agama tengah menyiapkan beberapa skenario pelaksanaan ibadah umroh dimasa pandemi Covid-19 dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan semua jemaah.

"Sebetulnya bukan tanpa karantina, yang direncanakan tetap akan ada karantina tapi 5 hari tidak 14 hari. Rencana karantina itu satu pintu di Asrama Haji Pondok Gede. Jadi tidak karantina di negara ketiga," tuturnya.

Ia melanjutkan, selain kebijakan karantina saat ini Kementerian Agama juga tengah menyiapkan skenario persyaratan vaksinasi Covid-19 apakah cukup dua kali dosis atau butuh vaksin ketiga ataupun booster.

"Saat itu kan Saudi Arabia minta vaksin nya tiga kali dan sinovac tidak masuk kedalam persyaratan. Ini yang tengah dicarikan kesepakatan. Harapannya segera disetujui sehingga bisa dijadikan pedoman oleh PPIU," ungkapnya lagi.

Ia juga mengatakan jika nantinya para jemaah umroh akan diberangkatkan menggunakan satu pesawat khusus yang tidak tercampur dengan penumpang umum lainnya.

"Memang kan Kemenag sudah punya skema khusus, seperti penggunaan pesawat khusus yang tidak tercampur dengan penumpang umum lainnya. Jadi khusus dan terjadwal. Karena sebelumnya kan tercampur dengan penumpang umum," kata dia.

Sementara itu Staff Umrah dan Haji Patuna Tour Lampung, Herlina Hasan, mengaku jika pihaknya sudah siap untuk memberangkatkan calon jemaah namun masih menunggu arahan dari kantor pusat.

"Untuk jumlah jemaah nya ada belasan tapi persiapan keberangkatan masih menunggu keputusan dari kantor pusat. Karena kami cabang dari Jakarta jadi mengikuti apa yang menjadi kebijakan pusat," kata dia. (*)

Talkshow KUPAS TV : Tertib Administrasi Kependudukan di Tanggamus