• Senin, 06 Desember 2021

Satpol PP Sita Ratusan Liter Tuak di Lima Kecamatan Metro

Jumat, 26 November 2021 - 09.55 WIB
1k

Petugas Pol-PP saat menyita ratusan liter tuak dari Lapo di Jalan Sukarno-Hatta, Kelurahan Mulyojati, Kecamatan Metro Barat. Foto : Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Metro menyita ratusan liter minuman keras (Miras) tradisional jenis tuak dan beberapa miras botolan dalam operasi yustisi yang digelar serentak di Lima Kecamatan se Kota Metro, Kamis (25/11/2021) malam.

Dari informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, operasi yang digelar tersebut merupakan tindak lanjut atas intrupsi anggota komisi I DPRD Kota Metro pada sidang paripurna Senin (22/11/2021) lalu.

Sebanyak 50 personel Pol-PP diterjunkan untuk merazia seluruh Lapo tuak yang ada di Kota Metro. Pelaksanaan operasi yustisi itu juga didampingi langsung oleh Sekda Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo.

Kepada media Bangkit menyampaikan, gelaran operasi yustisi tersebut menyasar ke sejumlah Lapo tuak di Wilayah Kecamatan Metro Barat. Selain Lapo, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung perempuan yang dicurigai sebagai pelaku prostitusi.

"Jadi ini masukkan yang bagus sekali sesuai dengan fungsi DPRD sebagai pengawasan terhadap kita. Ada informasi bahwa di lapangan Mulyojati ada penjualan tuak kemudian ada perempuan yang menyajikan. Ini akan kita luruskan, sehingga Kota Metro betul-betul menjadi Kota Pendidikan jangan dicederai dengan hal-hal seperti itu," kata Sekda, Kamis (25/11/2021) malam.

Sekda menyampaikan, operasi serupa akan terus dilakukan hingga Pemkot menemukan indikasi jaringan prostitusi terselubung berkedok Lapo tuak di Bumi Sai Wawai.

"Ini malam pertama, malam berikutnya akan terus kita lakukan. Operasi ini akan terus dilakukan dan yang ditemukan akan dilakukan pembinaan. Hasilnya akan kita laporkan ke pak Walikota dan DPRD, bahwa kita sudah melakukan tindakan itu dan melakukan pembinaan di lapangan," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Pol-PP Kota Metro Imron mengungkapkan, dari operasi tersebut petugas menyita 223 liter tuak dari sejumlah Lapo di lima kecamatan se Metro.

"Bersama ini kami sampaikan laporan giat Yustisi pada malam hari ini, hasil kita bergerak ke lima kecamatan. Dari sana kita amankan 223 liter tuak, dan lima botol minuman beralkohol yang kita juga amankan," ungkapnya.

Kasat juga merinci tuak yang didapat dari sejumlah Lapo tersebut. Mulai dari Lapo di kawasan Jalan Bungur Metro Pusat hingga yang menjajakan miras tersebut menggunakan satu unit mobil Innova.

"Itu kita dapat tuak di wilayah Jalan Bungur Metro Pusat sebanyak 5 liter dari atas nama S. Kemudian dari atas nama F di Jalan Durian Yosomulyo itu sebanyak 2 liter. Selanjutnya di diwilayah pasar Tejo Agung kita dapati penjual tuak yang berjualan menggunakan mobil kijang Innova, jad transaksinya di atas mobil. Dari sana kita amankan 21 liter," bebernya.

Tak hanya itu, petugas Satpol-PP juga menyita ratusan liter tuak dari wilayah Metro Barat. Menurutnya, operasi yustisi yang dilakukan tersebut berdasarkan Perda nomor 9 tahun 2017 tentang ketertiban umum, kebersihan dan keindahan.

"Kemudian di Lapo tuak di Jalan Sukarno Hatta, Mulyojati Metro Barat, kita amankan dari atas nama MT sebanyak 120 liter. Berikutnya kita amankan dari atas nama inisial EA di Lapo tuak sekitar kampus Dharma Wacana sebanyak 30 liter. Terakhir kita amankan minuman keras dari atas nama inisial M sebanyak 5 botol minuman keras jenis figur," tandasnya. (*)

Video KUPAS TV : RADEN ADIPATI SURYA LIBATKAN MILLENIAL MEMBANGUN WAY KANAN