• Sabtu, 04 Desember 2021

Jika Tuntutan Tak Dipenuhi, PKL Bukit Tinggi Ancam Tetap Berjualan di Tempat Lama

Kamis, 25 November 2021 - 19.14 WIB
27

Tampak lapak kios PKL yang kini mereka tempati dan menuai kontroversi karena menyalahi aturan. Foto: Rohmah/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co , Bandar Lampung - Jika kios lantai dua Pasar Bambu Kuning tidak dibongkar dan dijadikan hamparan, maka Pedagang Kaki Lima (PKL) akan tetap berdagang di tempat semula (lapak lama). Itulah pernyataan yang disampaikan Hipmi perwakilan PKL kepada pemkot setempat. 

“Ini sudah menjadi kesepakatan bersama dari semua PKL Bukit Tinggi terkait permintaan kami ini, jadi kalau memang permintaan kami tidak terpenuhi, maka teman-teman tetap minta difasilitasi untuk berdagang ditempat semula dan direnovasi,” kata Hipmi Bintang, perwakilan PKL Jalan Bukit Tinggi, Kamis (25/11/2021).

“Permintaan kami ini bukan tidak mendasar, sebab pada hasil rapat kami bersama pemkot itu, pemkot setuju dengan permintaan kawan-kawan PKL,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa tujuan PKL Bukit Tinggi hanya ingin memiliki usaha yang layak saja dan bisa memenuhi kebutuhan hidup, bukan bermaksud menentang aturan.

BACA JUGA: Siap Direlokasi, PKL Jalan Bukit Tinggi Minta Fasilitas Ini ke Pemkot

“Kami harap pengembang bisa memenuhi tuntun PKL untuk bongkar kios yang di tengah lantai 2 itu supaya jadi hamparan,” katanya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Wilson Faisol mengatakan bahwa permintaan hamparan yang dimaksudkan oleh PKL memang sudah disetujui oleh pihak pemkot pada pertemuan bersama PKL di ruang rapat asisten walikota pemkot setempat pada 16 November lalu.

“Itu kan memang hasil kesepakatan pada audiensi waktu itu di ruang rapat asisten kemarin (16/11), malah sewa gratisnya mau ditambah 3 bulan jadi 6 bulan,” kata Wilson Faisol.

Namun masalah jam operasional sampai pukul 21.00 WIB, Wilson mengaku sulit untuk bisa memenuhi hal tersebut.

“Kalau jam operasional itu kewenangan sama-sama lah, artinya itu kan masih bisa dikoordinasikan dengan pengembang lah,” imbuhnya.

Selain itu, Wilson juga mengatakan bahwa akses juga terbilang mudah karena dari tangga depan Pasar Bambu Kuning bisa langsung terlihat lapak pedagang. (*)

Video KUPAS TV : PLN SIAPKAN 16 JUTA GANTI RUGI ALAT ELEKTRONIK WARGA NEGERI OLOK GADING