Kerap Terjadi Angin Kencang, Warga Lamsel Diminta Segera Melapor Jika Ada Pohon Rawan Tumbang
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lamsel yang juga merupakan ketua koordinator tim cepat darurat bencana Kabupaten setempat AKP Edwin Widya Dirotsaha Putra.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Masyarakat Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) diminta melapor apabila terdapat pohon besar yang rawan tumbang.
Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lamsel yang juga merupakan ketua koordinator tim cepat darurat bencana Kabupaten setempat AKP Edwin Widya Dirotsaha Putra, Selasa (23/11/2021).
Dia mengatakan, masyarakat diminta melapor karena beberapa hari belakangan kerap terjadi angin kencang di wilayah Lamsel yang dikhawatirkan dapat menyebabkan terjadinya pohon tumbang yang dapat membahayakan.
"Kalau ada masyarakat yang merasa ada pohon yang kiranya sudah membahayakan atau sudah tidak bisa berdiri tegak, silahkan hubungi ke kami atau ke Dinas Lingkungan Hidup atau Pemkab Lamsel," katanya.
Apabila terdapat laporan, AKP Edwin menjelaskan, pihaknya akan segera melakukan penebangan ataupun pemangkasan terhadap pohon-pohon yang sudah dianggap rawan itu.
"Tim ini selalu siap sedia. Kemarin juga ada pelaksanaan pemotongan setelah ada informasi dari masyarakat," tuturnya.
Dia menambahkan, Satlantas Polres Lamsel pun akan memanfaatkan momentum Operasi Zebra Krakatau 2021 untuk melakukan survey mencari pohon-pohon yang sudah dianggap rawan tumbang.
"Sembari Operasi Zebra ya kita survey dulu baru nanti kita tim lakukan pemangkasan," jelasnya.
Masih kata dia, pemangkasan pohon itu juga dilakukan untuk mempersiapkan momentum libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 mendatang yang biasanya menyebabkan arus lalu lintas menjadi padat.
"Persiapan Natal dan Tahun Baru juga, kalaupun memang ada perlu pemangkasan kita akan lakukan pemangkasan," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : OKNUM GURU NGAJI DI KOTAAGUNG C4BULI 7 MURIDNYA
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026








