• Senin, 06 Desember 2021

Kadinkes: Tanggamus Zero Kasus Covid-19 Namun Capaian Vaksinasi Masih Rendah

Selasa, 16 November 2021 - 21.51 WIB
56

Talk Show DPRD Tanggamus Menyapa dengan tema 'IKM, UMKM dan Koperasi di Kabupaten Tanggamus Siap Go Ekspo, di kawasan wisata Bukit Idaman Gisting, Tanggamus, Selasa (16/11/2021). Foto: Sayuti/Kupastuntas.c

Kupastuntas.co, Tanggamus - Meski Kabupaten Tanggamus zero kasus terkonfirmasi positif Covid-19, tetapi angka capaian target vaksinasi masih rendah, yakni masih 42,76 persen.

Pemkab Tanggamus bersama seluruh elemen masyarakat seperti TNI, Polri, Ormas, Partai Politik dan sebagainya terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi, tetapi terkendala oleh terbatasnya ketersediaan stok vaksin.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanggamus, Taufik Hidayat saat menjadi pembicara pada talkshow DPRD Tanggamus Menyapa oleh Kupas TV bersama narasumber lain, Wakil Ketua II DPRD Tanggamus, Tedy Kurniawan, Ketua Komisi IV DPRD Tanggamus, Febrio Martha Mustafa, dan anggota Komisi II, Nursalim Ahyono, di wisata Bukit Idaman, Gisting, Tanggamus,

"Tanggamus nol kasus terkonfirmasi Covid-19. Dan capaian vaksinasi sampai hari ini 42,76 persen. Dibanding kabupaten/kota lain, masih rendah," kata Kadinkes Tanggamus, Taufik Hidayat.

Dikatakan Taufik, masih rendahnya capaian vaksinasi ini disebabkan pada pelaksanaan awal vaksin, dilaksanakan sendiri-sendiri dan belum terkoordinasi, serta capaian nya masih rendah rata-rata 100-200 orang.

Saat ini pelaksanaan vaksinasi melibatkan seluruh elemen, seperti TNI, Polri, Ormas, Partai Politik dan lain sebagainya. "Pelaksanaannya juga terkoordinasi oleh camat," ujar Taufik.

Wakil Ketua II DPRD Tanggamus Tedy Kurniawan menilai masih rendahnya capaian vaksinasi di Tanggamus salah satunya adalah ketidakpercayaan masyarakat bahwa vaksinasi Covid-19 itu tidak bermanfaat 

"Awalnya masyarakat tidak percaya vaksin. Semakin kesini tumbuh kesadaran pentingnya vaksin. Masyarakat sudah antusias," kata Teddy.

Febrio Martha Mustafa berpendapat, ketersediaan vaksin masih jadi kendala, ditambah distribusi vaksin yang terbatas. "Perlu koordinasi dengan pemprov dan Kemenkes untuk dapat tambahan vaksin. Karena saat masyarakat datang mau vaksinasi, vaksin nya kosong," ujarnya.

Senada dengan itu, Nursalim Ahyon menilai tingkat kesadaran masyarakat untuk di vaksinsi cukup baik. "Tapi kendalanya, stok yang kerap kosong," katanya. (*)

Video KUPAS TV : DENSUS 88 TANGKAP WARGA PESAWARAN TERDUGA TERORIS