• Sabtu, 04 Desember 2021

Operasi Zebra Krakatau 2021, Ratusan Personel Gabungan TNI-Polri Diterjunkan

Senin, 15 November 2021 - 10.33 WIB
55

Kapolres Mesuji AKBP Alim, saat inspeksi pasukan jelang operasi zebra krakatau hari ini. Foto: Ari/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Mesuji Polres Mesuji bersama stakeholders bidang lalulintas kembali melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Zebra Krakatau 2021 yang akan dimulai pada hari ini tanggal 15 - 28 November 2021, secara serentak di seluruh Indonesia, acara tersebut berlangsung di lapangan Mapolres Mesuji. Senin (15/11/2021).

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Mesuji AKBP Alim, dalam sambutannya Kapolres mengatakan. "Permasalahan di bidang lalu lintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis, sebagai konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya," Ucap Kapolres.

Perkembangan transportasi Lanjut Alim, telah menginjak era digital, dimana operasional pelayanan angkutan publik sudah berada dalam genggaman cukup dengan menggunakan alat komunikasi.

“Modernisasi ini perlu diikuti, dengan inovasi dan kinerja polri, khususnya polisi lalu lintas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi, untuk menjawab tantangan era digital itu polri pun telah mengeluarkan beberapa program diantaranya adalah E-TLE, SIM Online, Signal (Samsat Digital Nasional), dan E-Samdes (Samsat Desa)," Lanjutnya.

Kapolres melanjutkan, Polda Lampung dan Jajaran akan melaksanakan operasi kewilayahan fungsi lalu lintas dengan sandi "Ops Zebra Krakatau 2021", dengan melibatkan 551 Personil Polri dan 554 Personel TNI serta instansi terkait selama 14 hari, dimulai dari tanggal 15 - 28 November 2021, secara serentak di seluruh Indonesia.

"Dalam rangkan mewujudkan kamseltibcar lantas yang mantap serta pencegahan penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan disiplin masyarakat dan menegakkan protokol kesehatan. Dengan mengedepankan giat edukatif, persuasif serta simpatik humanis," Lanjutnya.

Sedangkan masih menurut Kapolres, sasaran Operasi Zebra adalah segala bentuk potensi Gangguan (PG), Ambang Gangguan (AG), yang berpotensi dapat menyebabkan pelanggaran, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas serta penyebaran Covid-19.

Kaporles berharap, anggotanya menghindari perbuatan kontra produktif yang dapat merusak citra Polri serta tetap menjaga marwah Polri, tidak berorientasi pada Gakkum Lantas/Tilang, tetapi lebih mengutamakan kegiatan preemtif dan prefentif serta tindakan simpatik humanis.

“Laksanakan tugas dan pedomani standar operasional prosedur yang ada dalam setiap melaksanakan tugas," Pungkasnya. (*)

Video KUPAS TV : POLDA LAMPUNG MUSNAHKAN NARKOBA SENILAI 147 MILYAR