• Sabtu, 04 Desember 2021

Jalan Penghubung Tiga Desa di Rawa Jitu Mesuji Terendam Banjir

Kamis, 11 November 2021 - 17.33 WIB
38

Jalan penghubung tiga desa di Kecamatan Rawa Jitu Utara Kabupaten Mesuji yakni Desa Sidang Muara Jaya, Desa Sidang Sidorahayu, dan Desa Sidang Iso Mukti terendam banjir

Kupastuntas.co, Mesuji - Jalan penghubung tiga desa di Kecamatan Rawa Jitu Utara Kabupaten Mesuji yakni Desa Sidang Muara Jaya, Desa Sidang Sidorahayu, dan Desa Sidang Iso Mukti terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi.

Akibatnya jalan kabupaten Mesuji yang biasa dilewati lalu lalang masyarakat desa dari tanah be batuan menjadi genangan air di setiap jalannya dan sudah sepekan ini aktivitas perekonomian masyarakat tiga desa tersebut tersendat, 

Erwin (24) warga Desa Sidang Muara Jaya yang keseharian nya lalu lalang membeli bahan makanan di luar desanya melewati jalur air menggunakan perahu.

"Perahunya tidak bisa dilewati karena tingginya air sekitar setengah meter hampir menyentuh bawah jembatan, jika dipaksakan, perahu Spit akan tersangkut di jembatan itu," ucap Erwin.

Sementara itu ia beralih ke jalur darat yakni jalan milik kabupaten Mesuji akses jalan satu-satunya di Desa Sidang Muara Jaya menuju Desa Sidang Sidorahayu sudah tidak kelihatan dasar tanah dan bebatuan karena digenangi air. "Terpaksa untuk sementara ini tidak bisa membeli bahan makanan dari luar desanya,"tambahnya.

Kepala Desa Sidang Muara Jaya, Benuang Ali Topa mengatakan Banjir ini sudah terjadi sejak Kamis lalu akibat curah hujan yang tinggi.

"Sampai hari ini air semakin meluas sampai ke tengah jalan, disebabkan karena air sungai semakin tinggi sehingga dorongan semakin kuat sampai ke daratan, Akibatnya tanggul yang terbuat dari tanah dan be batuan menjadi jebol tidak dapat menahan derasnya air sungai," ucapnya kepada Kupastuntas.co.

Sedangkan, Lanjut Benuang  banjir rob ialah kiriman air sungai dari kawasan hutan register 45 yang kini gundul ditanami singkong, sehingga tidak ada pohon pelindung untuk menahan air sungai lagi, akibatnya air masuk ke wilayah desa yang berada di perairan Utara Mesuji.

Selain tanggul yang jebol air sungai juga masuk ke pemukiman rumah warga di desa Sidang Muara Jaya mencapai 60-70 cm.

Aktivitas masyarakat desa Sidang Muara Jaya untuk sementara ini berhenti total , pencaharian masyarakat sebagai nelayan terhenti, belanja barang makanan juga terhenti. 

Sementara, Kepala Bidang Bina Marga Kabupaten Mesuji Endra Okta Fandi mengatakan Jum'at akan ditindaklanjuti "Kita turunkan alat berat untuk pembangunan akses jalan 3 desa supaya pulih kembali," pungkasnya. (*)

Video KUPAS TV : DENSUS 88 GELEDAH DUA RUMAH TERDUGA TERORIS DI METRO