Cegah Paham Radikal, Pemprov Lampung Gencarkan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ke Pelajar
Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat dimintai keterangan, Kamis (11/11/2021). Foto : Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus menggencarkan sosialis wawasan kebangsaan kepada para pelajar di semua jenjang pendidikan guna mencegah tersebarnya paham radikal.
"Kita akan terus memberikan pembinaan kepada sekolah-sekolah supaya anak didiknya memiliki nilai kebangsaan yang kuat. Kalau dia kuat maka tidak akan gampang terpengaruh oleh paham radikal," kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto saat dimintai keterangan, Kamis (11/11/2021).
Ia melanjutkan, sosialisasi wawasan kebangsaan akan diberikan kepada semua jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Selain itu juga akan diberikan kepada para mahasiswa di perguruan tinggi, para guru ngaji, pondok pesantren hingga organisasi kepemudaan.
"Kita minta kepada masyarakat supaya memiliki kewaspadaan. Yang masih bersih jangan sampai terpapapar oleh gerakan radikalisme. Terhadap orang yang sudah terpapar harus kita cegah dan diajak kembali ke ajaran yang benar dan tidak mempengaruhi yang lain," ungkapnya.
Menurutnya, dengan adanya sosialisasi wawasan kebangsaan yang dilakukan secara masif diharapkan Provinsi Lampung akan menjadi daerah yang aman dan bersih dari persebaran paham radikalisme dan terorisme.
"Masyarakat harus merasakan kenyamanan terlepas dari rasa takut dan khawatir. Kita harus tunjukkan bahwa Lampung ini daerahnya yang damai, sejuk jangan sampai seolah-olah menjadi tempat persembunyian orang ekstrim, tempat berkembangnya paham radikal," kata dia.
Sementara itu Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung Yozi Rizal mengatakan, sosialis wawasan kebangsaan penting untuk diberikan kepada masyarakat. Hal tersebut guna membentengi masyarakat terhadap ajaran yang benar.
"Tentunya hal seperti itu penting untuk dilakukan. Apa lagi sosialisasi wawasan kebangsaan yang diberikan sejak dini kepada anak-anak sekolah. Karena itu penting dilakukan," kata dia.
Selain memberikan sosialisasi, pemerintah daerah mulai dari tingkat terendah seperti RT dan RW juga harus mewaspadai adanya orang-orang baru yang masuk ke lingkungannya.
"Orang baru harus diwaspadai apa lagi jika dia tidak punya sanak saudara disini. Karena mereka para teroris juga kadang pintar dalam melakukan sosialisasi demi menutupi agar orang lain tidak tahu," kata dia. (*)
Video KUPAS TV : DENSUS 88 GELEDAH DUA RUMAH TERDUGA TERORIS DI METRO
Berita Lainnya
-
Prodi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia Terima Kunjungan Edukatif SMA IT Permata Bunda Bandar Lampung
Minggu, 17 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia Raih Juara Putri Hijabfluencer Lampung 2026, Siap Wakili Lampung ke Tingkat Nasional
Minggu, 17 Mei 2026 -
CoE Metaverse Universitas Teknokrat Indonesia Gelar Pengabdian kepada Masyarakat 'AI for Metaverse Creation' di SMKN 2 Bandar Lampung
Minggu, 17 Mei 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026








