Persediaan Rendah, Harga Kopi di Lampung Barat Mulai Tinggi
Foto : Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Harga kopi di Kabupaten Lampung Barat mulai tinggi, tidak tanggung-tanggung kenaikan harga salah satu komoditas unggulan di kabupaten bumi beguai jejama sai betik itu mencapai Rp 5 ribu perkilo. Yang sebelumnya seharga Rp 18 ribu sekarang menjadi Rp 23 ribu perkilo.
Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) setempat, Sitta Elida mengatakan harga kopi ditentukan oleh hukum pasar. Ketika persediaan sedikit harga tinggi, sebaliknya ketika persediaan tinggi maka harga menjadi rendah.
Ia mengaku, kondisi seperti ini memang sudah menjadi budaya setiap tahun di Lampung Barat, dimana harga kopi saat panen raya dan pasca panen selalu berbeda. Sehingga yang diuntungkan ialah petani yang masih menyimpan hasil panen raya beberapa bulan lalu.
Namun ungkapnya, peningkatan harga jual kopi juga ditentukan mutu yang dihasilkan petani. Karena itu ia mengajak seluruh petani kopi untuk terus meningkat mutu, dengan diawali perawatan tanaman, proses panen petik merah, penjemuran yang tidak langsung diatas tanah, termasuk pengolahan yang baik.
"Pengelolaan kopi sangat menentukan, ketika kualitas bagus, sudah tentu harga juga tinggi apalagi hampir semua orang luar sudah tahu kualitas kopi di Lampung Barat sangat baik," ungkapnya dihalaman kantor DPRD setempat saat akan menghadiri paripurna pemandangan umum Fraksi-fraksi, Selasa (9/11/21).
Sitta mengaku, sebagai bentuk komitmen Pemkab mendukung petani dalam peningkatan produksi dan juga mutu yang dihasilkan, Bupati Parosil Mabsus mengeluarkan surat edaran (SE) No.B/247/SE/III.11/2019 tentang larangan untuk tidak menjemur kopi di atas tanah tanpa alas dan di jalan raya. (*)
Video KUPAS TV : KESAL KEKASIH SULIT DIHUBUNGI, WARGA LANGKAPURA ANIAYA CALON ANAK TIRI
Berita Lainnya
-
Sekolah Rusak hingga Fasilitas Digital Jadi Prioritas, Parosil Minta Dukungan Kementerian
Jumat, 19 Juni 2026 -
Dua Pejabat Pemkab Lampung Barat Mengundurkan Diri
Rabu, 17 Juni 2026 -
Lampung Barat Siapkan Strategi Fiskal 2027, Sekda Tekankan Pentingnya Data Akurat
Rabu, 17 Juni 2026 -
Pegawai Samsat Liwa Diduga Konsumsi Narkoba di Kantor, Satu Orang Diamankan Polisi
Senin, 15 Juni 2026








