Puluhan Rumah di Perkampungan Nelayan Kapuran Kotaagung Terendam Banjir Rob
Tampak air menggenangi salah satu rumah warga. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Tanggamus - Puluhan rumah di perkampungan nelayan Kapuran Kelurahan Pasarmadang, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus terendam banjir rob akibat gelombang pasang, Sabtu (6/11/2021) malam.
Kawasan paling terdampak banjir rob adalah RT 16 RW 04, sedikitnya ada 22 rumah yang berada di pinggir pantai dihantam gelombang.
Warga tidak dapat berbuat banyak selain pasrah melihat kondisi rumahnya yang penuh dengan air bercampur pasir dan krokos.
Banjir rob ini selain dipicu gelombang pasang juga disebabkan rusaknya ekosistem pesisir pantai Teluk Semaka, dan Pemkab Tanggamus terkesan 'tutup mata' atas kerusakan pantai.
Kondisi ini diperparah lagi karena tidak ada saluran pembuangan di pemukiman padat penduduk, sehingga air rob yang masuk tidak dapat mengalir dengan cepat.
Serta kondisi muara sungai yang ada tidak mampu menampung debit air laut yang bertemu dengan air sungai. Akibatnya air meluap hingga masuk ke pemukiman.
Herman, salah seorang warga yang terkena dampak banjir rob mengatakan, gelombang pasang sudah terjadi sejak Jumat (5/11/2021) malam.
"Malam ini gelombang pasangnya lebih besar menghantam ke pemukiman, terutama di RT 16. Ada puluhan rumah yang terdampak banjir rob," kata Herman, Sabtu (6/11/2021) malam.
Menurut Herman, gelombang pasang hari ini menghantam pemukiman sekira pukul 18.30 WIB. Keadaan ini membuat warga panik, dan secepatnya menyelamatkan barang berharga.
"Malam ini sudah ada warga yang mengungsi terutama yang rumahnya di pinggir pantai. Warga terus berjaga-jaga, siaga, jika sewaktu-waktu gelombang semakin besar," kata dia. (Sayuti)
Berita Lainnya
-
Jemaah Haji Asal Gisting Tanggamus Wafat di Makkah
Rabu, 03 Juni 2026 -
Polisi Tangkap 5 Pemburu Rusa Dilindungi di Tanggamus
Kamis, 28 Mei 2026 -
Terseret Arus di Pantai Teba Tanggamus, Seorang Pelajar Ditemukan Tak Bernyawa
Rabu, 20 Mei 2026 -
Pemkab Tanggamus Ajukan Utang Rp65 Miliar Demi Buka Akses Pesisir Selatan
Selasa, 19 Mei 2026








