• Sabtu, 04 Desember 2021

Wow! Program Bunga Kampung di Lamteng Hasilkan Pendapatan Daerah Rp 1 Miliar Lebih

Kamis, 28 Oktober 2021 - 12.44 WIB
216

Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad. Foto: Doc/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Manfaat Program Bunga Kampung, selain bertujuan untuk pelayanan masyarakat juga menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) seperti Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan kendaraan bermotor cukup mengejutkan, yakni Rp1 Miliar lebih.

Program Bunga Kampung merupakan program inovasi pelayanan publik yang digagas dan dilaunching langsung oleh Bupati Lampung Tengah (Lamteng), Musa Ahmad di Lapangan Merdeka, Kelurahan Simbarwaringin, Kecamatan Trimurjo pada 10 Juni 2021.

Dijelaskan Bupati Musa Ahmad, semenjak digulirkan program Bunga Kampung, pendapatan pajak mengalami kenaikan, mulai dari PBB, pajak kendaraan bermotor.

"Saya mendapatkan laporan RP1 miliar lebih, dari enam titik yang kita laksanakan," kata Musa, saat memberikan keterangan, Kamis (28/10/2021).

Enam titik tersebut yakni di Kecamatan Kota Gajah, Trimorejo, Kalirejo, Way Seputih, Bangun Rejo dan Kecamatan Seputih Banyak. "InsyaAllah ini akan kita tambah lagi setelah kita kunjungi semua kecamatan," ujarnya.

Terkait aduan masyarakat saat mengantor di Kota Gajah terkait sulitnya Pupuk di Kota Gajah, Musa mengakui bahwa untuk pupuk memang banyak permasalahan, karena semua pengiriman dari pusat dan sudah ada aturannya.

Adapun kebutuhan pupuk Subsidi di Lampung Tengah dari pusat hanya 60 persen yang disediakan, sedangkan kekurangan yang 40 persen harus mempunyai Inovasi sendiri.

"Inovasi itu dengan menciptakan program baik itu dari masyarakat maupun kita Pemerintah Daerah, karena tidak mungkin Pemerintah Pusat mencukupi kebutuhan Pupuk Subsidi," terangnya.

Sementara Bagio, warga Kota gajah mengungkapkan, selama ini pupuk subsidi sangat terbatas dalam pendristribusian, itu pun sudah di plot oleh kelompok Tani yang sudah terdaftar, terkadang juga jumlahnya kurang.

"Kita meminta pada Bupati agar bisa mencari solusinya, agar petani bisa teratasi dengan sulitnya pupuk," harapnya. (*)


Video KUPAS TV : WARGA BAGELEN ANTUSIAS LESTARIKAN PERMAINAN GEJOG LESUNG