• Sabtu, 04 Desember 2021

Temukan Sekolah Tak Patuh Prokes, Kadisdik Pesawaran Ancam Copot Kepsek

Rabu, 27 Oktober 2021 - 13.10 WIB
70

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Pesawaran, Anca Martha Utama, saat melakukan Sida) ke sejumlah sekolah, Rabu (27/10/2021). Foto: Ragil/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran - Temukan sekolah tidak patuh protokol kesehatan (Prokes), Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Pesawaran, Anca Martha Utama mengancam akan mencopot kepala sekolah (Kepsek).

Hal itu diketahui saat Kadisdik Anca Martha melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah sekolah yang ada di Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Rabu (27/10/2021). 

Anca Martha mengatakan, pihaknya masih menemukan sekolah-sekolah yang masih menyepelekan protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

"Hari ini saya lanjutkan keliling sekolah secara dadakan tanpa koordinasi dengan pihak sekolah, dan benar saja kita masih menemukan sekolah yang belum ada guru satu pun termasuk kepala sekolah," kata Anca, saat dimintai keterangan.


Menurutnya, protokol kesehatan di sekolah tidak akan pernah berjalan dan tidak terjamin apabila pihak sekolah masih seperti itu.

"PTM ini berjalan sudah sebulan lebih, harusnya kepala sekolah sadar akan kesehatan serta keselamatan anak murid nya, mereka dijadikan kepala sekolah karena sudah dipercaya untuk mengatur sekolah tersebut. Kalau cuma masalah Prokes saja tidak bisa jalan, berhenti saja jadi kepala sekolah," tegasnya.

Anca juga sudah berpesan kepada pengawas sekolah, apabila ada Kepsek yang tidak menerapkan Prokes langsung laporkan kepada dirinya.

"Makanya saya juga pesan kepada pengawas, bilang sama saya kalau sudah tidak mau mematuhi peraturan, biar saya copot dia jadi kepala sekolah di sekolah tersebut," tambahnya.

Ia menambahkan, Kecamatan Gedongtataan merupakan ibukota di Pesawaran, dengan begitu seharusnya kecamatan ini menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam menerapkan protokol kesehatan khususnya di lingkungan sekolah.

"Harusnya kan begitu, tapi nyatanya malah seperti ini, saya tidak mau akibat kelalaian Kepsek nya dalam penerapan Prokes malah menyebabkan penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah," terangnya.

Ia berharap, bagi kepala sekolah yang sudah menerapkan protokol kesehatan dapat membagi cara-cara dalam penerapannya. "Jadi jangan berleha-leha meski tidak ada kasus baru di lingkungan sekolah, " tutupnya. (*)


Video KUPAS TV : DEMI KONTEN, SEORANG USTAD MEREKAYASA PEMBEGALAN