• Sabtu, 04 Desember 2021

Hujan Angin, Pohon Tumbang Tutup Jalan Komplek Pemkab Tanggamus

Rabu, 27 Oktober 2021 - 09.07 WIB
107

BPBD Tanggamus saat melakukan evakuasi batang pohon yang menutupi badan jalan. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus - Sebatang pohon Trembesi (Samanea saman) berukuran besar di lapangan upacara komplek perkantoran Pemkab Tanggamus, Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, tumbang.

Pohon besar berusia belasan tahun yang berada dekat kantor Bupati Tanggamus ini tumbang karena akar yang sudah lapuk dan diterjang hujan deras disertai angin, Selasa (26/10/2021) malam.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tapi, pohon berukuran besar tersebut menutupi badan jalan, dan kendaraan tidak bisa melintas, serta sempat mengganggu kelancaran lalu lintas para pegawai pemkab dan warga.

BPBD Tanggamus yang menerima laporan pohon tumbang segera menuju lokasi dan melakukan evakuasi. Batang pohon yang menutupi badan jalan di potong menggunakan gergaji mesin.

Tetapi upaya pemotongan dan evakuasi pohon ini terkendala oleh minimnya gergaji mesin yang digunakan. Petugas hanya menggunakan satu unit gergaji mesin ukuran kecil, sehingga menghambat upaya evakuasi dan pembersihan.


Sejumlah petugas kebersihan dan pertamanan dibantu sejumlah personel Satlantas dan Sat Sabhara Polres Tanggamus, serta sejumlah warga yang ikut membawa parang dari rumah ikut membantu membersihkan dengan alat seadanya. Dan hingga pukul 08.15 WIB upaya evakuasi dan pembersihan terus dilakukan.

"Pohon ini tumbang diperkirakan tadi malam saat hujan disertai angin. Diduga karena akarnya sudah lapuk," kata Wakapolres Tanggamus, Kompol Muhammad Ali Muhaidori, yang ikut mengawasi pelaksanaan evakuasi dan pembersihan pohon tumbang.

Beruntung, kata Muhammad Ali Muhaidori, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, karena pohon itu tumbang malam hari, saat suasana sepi dan tidak ada warga atau kendaraan melintas.

"Alhamdulillah, di samping tidak ada jatuh korban, kemacetan juga tidak terjadi. Karena petugas Satlantas dan Sat Sabhara mengalihkan kendaraan lewat jalan di depan kantor bupati," pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : SAMPAH DI SUKARAJA DIBIARKAN SELAMA 30 TAHUN