• Sabtu, 04 Desember 2021

Bejat! Oknum Guru Ngaji di Tanggamus Diduga Cabuli 7 Muridnya

Selasa, 26 Oktober 2021 - 19.12 WIB
193

Foto : Ist.

Kupastuntas.co, Tanggamus - Bejat, itu mungkin menjadi ungkapan yang tepat terhadap apa yang dilakukan oleh Ro, oknum guru ngaji di salah satu kelurahan di Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus yang diduga tega mencabuli 7 anak muridnya yang masih di bawah umur.

Informasi yang berhasil dihimpun Kupastuntas.co,  perbuatan bejat tersebut dilakukan Ro dengan modus praktek wudhu, pada Rabu (20/10/2021).

Tidak sampai disitu, pada Minggu (24/10/2021), pelaku kembali mencabuli seorang muridnya, saat setoran hafalan. Saat itu pelaku mengiming-iming muridnya jika hafal dan mau dipegang-pegang, akan diberi Alquran kecil.

Tetapi kali ini korban berontak dan mengadu kepada orangtuanya. "Sementara ini ada tujuh anak yang mengaku dicabuli pelaku. Enam orang dicabuli saat praktek wudhu, dan satu orang saat setor hafalan," kata Anwar Munir, Ketua RT di lingkungan Ro tinggal.

Anwar Munir mengaku awalnya kaget dan tidak percaya jika Ro bisa sebejat itu. Pasalnya Ro yang diketahuinya guru ngaji dan marbot masjid di lingkungannya itu dikenal religius, dan memiliki istri dan anak.

"Dari laporan satu anak inilah terbongkar kelakuan bejat pelaku. Nah, orang tua korban ini lalu berembuk untuk mengambil langkah hukum," kata dia.

Lalu, ujar Anwar, para orangtua ini kemudian menemui dirinya, dan ia langsung melapor kepada kepala lingkungan. Dan disusunlah rencana memanggil Ro ke rumah kepala lingkungan pada Minggu (24/10/2021).

"Saat pelaku sudah di rumah kepala lingkungan, lalu anggota Bhabinkamtibmas datang, dan membawa pelaku ke Polsek Kotaagung," terangnya.

Terpisah, Kapolres Tanggamus, AKBP Satya Widhy Widharyadi saat dihubungi melalui telefon selulernya, membenarkan penangkapan oknum guru ngaji tersebut. Dan ia meminta wartawan bersabar.

"Iya betul (penangkapan tersebut). Namun untuk kronologis lengkapnya nanti ya. Saat ini sedang disiapkan bahan rilisnya oleh humas dengan berkoordinasi dengan Satreskrim," kata Satya.  (*)

Video KUPAS TV : LAPAS KELAS III GUNUNG SUGIH, 56 % DIHUNI OLEH TERPIDANA KASUS NARKOBA