Delapan Buruh Cabut Singkong di Braja Asri Lamtim Tersambar Petir, Dua Tewas Enam Luka-luka
Kepala Desa Braja Asri Darusman, sedang melakukan takziah di rumah warganya yang meninggal tersambar petir. Foto: Agus/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Pekerja buruh cabut singkong, di Desa Braja Asri, Kecamatan Way Jepara Lampung Timur (Lamtim) tersambar petir, dua meninggal dunia enam lainnya dirawat secara medis. Peristiwa alam itu terjadi Sabtu (23/10/2021) pagi.
Kepala Desa Braja Asri, Darusman, saat di rumah duka mengatakan, warganya dimaksud yaitu, Suhadi (45), Maksum (37) korban meninggal di lokasi kejadian.
Sementara enam lainnya yang sedang dalam perawatan medis yaitu Warsono, Selamet, Sumardi, Ahmadi, Agus dan Poniman.
Darusman menjelaskan warganya sebelum terjadi peristiwa alam berupa petir, lebih dulu berteduh di sebuah gubuk karena kondisi hujan.
Bersamaan turunnya hujan tiba-tiba petir menyambar di seputar gubuk tersebut, tak ayal peristiwa tragis menimpa buruh pencabut singkong.
"Mereka itu sedang berteduh di gubuk, niatnya setelah hujan reda akan kembali mencabut singkong yang belum selesai," kata Darusman.
Kepala Desa Braja Asri tersebut mengakui, mendapat informasi dari warganya sekitar pukul 11.00, setelah mendapat info Darusman langsung mendatangi dua rumah duka.
Darus menambahkan, enam warganya yang masih dalam perawatan medis mengalami luka bakar.
"Ada satu warga yang dalam perawatan intensif artinya luka nya cukup serius dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Sukadana," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Perahu Terbalik, Bapak dan Anak Tewas Tenggelam di Bendungan Margatiga Lamtim
Selasa, 12 Mei 2026 -
Musim Tanam Gadu 2026, Lampung Timur Targetkan Produksi Gabah 138 Ribu Ton
Selasa, 12 Mei 2026 -
Video Penggerebekan Viral, Diduga Pelaku Penembakan Polisi Berhasil Ditangkap
Senin, 11 Mei 2026 -
Sidak DPRD Lamtim Temukan Masalah IPAL dan Bau Menyengat di Dapur SPPG Balekencono 002
Sabtu, 09 Mei 2026








