Pasar Lelang Disperindag Provinsi Lampung Jilid Tiga, Catat Hasil Hingga Rp192 Juta
Kegiatan pasar lelang komoditas yang diadakan oleh Diperindag Provinsi Lampung. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung untuk ketiga kalinya menggelar kegiatan Pasar Lelang Komoditas. Dari kegiatan tersebut tercatat hasil transaksi mencapai Rp192.540.000 juta.
"Pada hari ini kegiatan pasar lelang komoditas sudah berjalan untuk ketiga kalinya. Dari ketiga kegiatan pasar lelang tersebut Alhamdulillah tercatat hasil transaksinya mencapai 192.540.000," kata Kepala Disperindag Provinsi Lampung Elvira Umihani, saat dimintai keterangan, Jum'at (22/10/2021).
Ia melanjutkan, dalam kegiatan pasar lelang tersebut beberapa komoditas yang diikutsertakan dalam kegiatan lelang seperti arang batok, beras, cabai merah, tepung pisang hingga kopi khas petani Lampung.
"Dalam kegiatan ini kami menghadirkan secara langsung penjual dan pembeli. Selain itu juga menghadirkan BUMD PT. Wahana Raharja yang juga memiliki produk di bidang pangan yaitu komoditas beras," tambahnya.
Menurutnya, kegiatan pasar lelang tersebut merupakan salah satu sarana memfasilitasi bertemunya penjual dan pembeli untuk melaksanakan transaksi perdagangan dengan standar harga yang layak.
"Harapannya dapat mengefisienkan rantai pemasaran, memperkuat posisi produsen. Sementara dari sisi petani atau pabrik untuk memperoleh harga yang layak, dan transparansi dalam proses pembentukan harga," kata dia. (Ria)
Video KUPAS TV : DUA PEMOTOR TABRAK TEMBOK RUMAH WARGA WAY HALIM, SATU TEW4S
Berita Lainnya
-
Hadiri Rakorwil DPW PSI Lampung, Kaesang Ajak Kader Bersiap Hadapi Pemilu 2029
Minggu, 19 April 2026 -
Sehari Hadiri Empat Pesta Bona Taon, Donald Harris Sihotang Serukan Persatuan dan Pelestarian Budaya Batak di Lampung
Minggu, 19 April 2026 -
Raker UIN RIL 2026 Hasilkan Rumusan Rekomendasi Strategis
Minggu, 19 April 2026 -
Raker UIN RIL 2026, Irjen Kemenag Dorong UIN RIL Bangun Zona Integritas
Minggu, 19 April 2026








