Bantu Pemuda Lepaskan Cincin, Petugas Damkar Lamsel Gunakan Gerinda
Petugas saat akan melepas cincin dari jari pemuda di Lampung Selatan. Foto : Imanuel/kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Seorang pemuda warga Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) datangi Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kamis (14/10/2021) sore.
Pemuda itu yakni Julham (18). Dia mendatangi kantor itu guna meminta bantuan petugas untuk melepaskan cincin yang sudah lama tersemat di jari manisnya sehingga tidak bisa dilepaskan.
Sebanyak 6 orang petugas dikerahkan untuk memberikan pertolongan kepada pemuda itu. Aksi dramatis pun terjadi pada proses pelepasan, karena petugas terpaksa merusak lingkar cincin dengan cara dipotong menggunakan mesin Gerinda.
Dari rekaman video yang diterima, terlihat petugas harus berhati-hati agar proses pemotongan tidak sampai melukai tangan pemuda tersebut.
Setelah berupaya sekitar 20 menit, cincin yang tersemat di jari pemuda itu akhirnya bisa dilepaskan oleh petugas dengan cara dipotong.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Rully Fikriansyah mengatakan, pihaknya menerima laporan dari pemuda itu lantaran cincin yang tersemat itu sudah mengakibatkan rasa sakit dan menimbulkan bengkak.
"Jadi ada warga Ketapang kemarin itu menghubungi kita. Dia tidak bisa melepaskan cincinnya yang sudah terlalu lama, akibatnya jarinya sudah bengkak dan tambah sulit untuk dilepaskan," kata Rully, Jumat (15/10/2021).
Setelah mendapat laporan itu, kata Rully, pihaknya langsung meminta pemuda itu datang ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lamsel untuk diberikan pertolongan.
"Jadi dia menghubungi damkar dan kita dan anjurkan datang ke kantor, lalu kita lepaskan cincin yang tidak bisa dilepaskan itu menggunakan Gerinda," tuturnya.
Sementara, Julham (18) pemuda yang meminta pertolongan mengatakan, dirinya merasa sangat nyaman setelah cincin yang menimbulkan rasa sakit itu terlepas dari jari manisnya.
"Alhamdulillah saya merasa nyaman dan terima kasih kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lamsel," tuturnya. (*)
Video KUPAS TV : MESKI RESMI DIBUKA KEMBALI, PERHITUNGAN PAJAK BAKSO SONY MASIH BELUM SELESAI
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Jumat, 15 Mei 2026Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
-
Selasa, 12 Mei 2026Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
-
Selasa, 05 Mei 2026Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
-
Selasa, 05 Mei 2026Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel








