BP2MI Upayakan Kepulangan Jenazah PMI Lamtim yang Meninggal di Taiwan
Kepala UPT BP2MI Bandar Lampung Ahmad Salabi saat dimintai keterangan. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandar Lampung, terus berkordinasi dengan pihak terkait untuk mengupayakan pemulangan jenazah Pekerjaan Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di Taiwan.
PMI tersebut diketahui bernama ED (25) warga Desa Desa Mekarjaya, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur yang meninggal dunia akibat terjatuh dari ketinggian lantai 11 ditempat nya bekerja.
"PMI tersebut awal keberangkatan nya secara resmi, kemudian berjalannya waktu dia lari dari tempat bekerja entah kenapa alasannya. Namun ada informasi yang menyebutkan dia memiliki pacar di Taiwan," kata Kepala BP2MI Bandar Lampung, Ahmad Salabi, saat dimintai keterangan, Selasa (12/10/2021).
Baca juga : PMI asal Lamtim Tewas Usai Terjatuh dari Lantai 11 di Taiwan
Ia melanjutkan, akibat melarikan diri dari majikan tempat awal bekerja maka saat ini status PMI malang tersebut ilegal sehingga jenazah nya sedang diurus oleh kedutaan.
"Jadi sekarang karena dia statusnya ilegal maka ditangani oleh kedutaan disana. Namun jika dia berangkat secara resmi ada petugas khusus disana yang memang ditugaskan di Taiwan untuk membantu para PMI," kata dia.
Menurutnya, saat ini jenazah PMI tersebut tengah diproses oleh kepolisian. Jika jenazah tersebut tidak terkonfirmasi positif Covid-19 maka akan segera dipulangkan. Namun jika terpapapar Covid-19 akan dimakamkan di Taiwan.
"Jika nanti dinyatakan meninggal dunia tanpa Covid-19 akan segera dipulangkan. Tapi ketika dia kena Covid-19 ada kemungkinan tidak dipulangkan karena tidak diizinkan oleh pemerintah sana. Kalaupun boleh biaya mahal sampai Rp400 juta," kata dia.
Ia melanjutkan, sampai saat ini pihaknya masih menunggu satu jenazah PMI lainnya atas nama Nurningsih, asal Desa Tanjung Inten Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur yang meninggal terbakar di hotel.
"Masih ada satu lagi jenazah PMI yang juga bekerja di Taiwan belum bisa dipulangkan karena terkendala akibat pandemi. Sampai saat ini belum ada perkembangan namun sepertinya akan dimakamkan disana," kata dia. (*)
Video KUPAS TV : KELUHAN WARGA SEBAGAI INOVASI DISDUKCAPIL PROV. LAMPUNG OPTIMALKAN PELAYANAN PUBLIK
Berita Lainnya
-
Rp 223 Triliun Dana Pendidikan Dialihkan untuk MBG, Hampir 30 Persen Anggaran Pendidikan 2026
Rabu, 25 Februari 2026 -
Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan di Lampung Selatan, Drainase Jadi Prioritas
Rabu, 25 Februari 2026 -
Ngabuburit di Pasar Jatimulyo Lamsel, Gubernur Mirza Borong Sayuran
Rabu, 25 Februari 2026 -
Karyawan di Bandar Lampung Jadi Korban Curat, Uang Rp 436 Juta Raib
Rabu, 25 Februari 2026









