Targetkan Penurunan Level PPKM, Pemkot Metro Bakal Percepat Vaksinasi Lansia
Walikota Metro, Wahdi saat menyuntikkan vaksin Covid-19 jenis Sinovac kepada Lansia. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Guna mengejar target penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada level I, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro segera mempercepat pelaksanaan vaksinasi yang diperuntukkan bagi masyarakat lanjut usia (Lansia).
Walikota Metro, Wahdi mengatakan, pihaknya bakal mengejar ketertinggalan vaksinasi khususnya bagi lansia. Ia menyebutkan, berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) baru 13.775 jiwa Lansia yang divaksin.
"Saat ini capaian vaksinasi Metro tertinggi di Lampung, dengan capaian 76 persen pada tahap satu. Pertanggal 7 Oktober kita sudah ada di angka 76 persen. Namun kita ingin mengejar ketertinggalan vaksinasi pada lansia," kata dia, Minggu (10/10/2021).
Wahdi menjelaskan, seharusnya capaian vaksinasi bagi Lansia sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) mengharuskan pada angka 60 persen. Untuk itu, pihaknya menargetkan percepatan vaksinasi pada lansia.
"Untuk lansia kita sudah di angka 36 persen. Data dari KPC-PEN lansia kita ada 13.775 jiwa. Namun, data terbaru dari Disdukcapil ada penambahan kaum lansia kurang lebih mencapai 18 ribu jiwa. Capaian itu akan kita tingkatkan lagi. Kita menargetkan hingga 13 Oktober mendatang lansia di Kota Metro sudah divaksin hingga 60 persen," ujarnya.
Selain itu, usai vaksinasi lansia Pemkot Metro bakal berfokus pada vaksinasi anak. "Jika vaksinasi lansia sudah 60 persen kita akan kembali kejar pada anak-anak dengan sasaran 14 ribu lebih," pungkasnya.
Sementara itu, dokter Chandra Pandiangan, mengungkapkan, pada vaksinasi tersebut pihaknya menyediakan 3.600 dosis vaksin jenis sinovac dengan target vaksinasi 1.500 Lansia.
"Tujuan kami untuk menembus kekurangan pada vaksin lansia. Kemudian, untuk 2.100 dosis lainnya dapat dialokasikan pada orang dewasa dan anak-anak. Kami menggandeng OJK karena memang memiliki banyak sumber vaksin. Dengan ini di Metro kita berkolaborasi dengan Bank BNI Cabang Metro agar capaian vaksinasi terpenuhi sehingga dapat turun ke PPKM Level 1," ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Pemimpin Cabang BNI Metro, Fanny Hasibuan. Menurutnya, dengan percepatan vaksinasi di kota setempat nantinya dapat memulihkan perekonomian masyarakat.
"Kami ada jatah dari OJK sebanyak 5.000 dosis. Kita alokasi kan 3.000 pada tahap satu dulu nanti yang 2.000 dosis untuk tahap kedua, sisanya kita akan minta tambahan lagi untuk vaksinasi kedepan. Metro sangat di prioritaskan, nantinya dari keuangan akan saling berkolaborasi. Selain BNI, BRI, Mandiri dan asuransi lainnya juga bergerak," tandasnya.
Dari data yang dihimpun Kupastuntas.co, capaian vaksinasi di Kota Metro hingga 7 Oktober 2021 mencapai 76 persen pada tahap pertama. Capaian pada lansia sebesar 36 persen. (*)
Video KUPAS TV : ESELON II, III, DAN IV LINGKUNGAN PEMERINTAHAN KOTA BANDAR LAMPUNG RESMI DILANTIK
Berita Lainnya
-
Tagih Janji Pemkot, PDI-P Kawal Tuntutan Petani Korban Banjir di Metro Selatan
Senin, 11 Mei 2026 -
Bertahun-tahun Jadi Kubangan Bahaya, Jalan Pattimura Akhirnya Diperbaiki Pemprov Lampung
Senin, 11 Mei 2026 -
Dharma Setyawan: UMKM Jangan Hanya Jual Produk, Tapi Bangun Nilai dan Emosi
Senin, 11 Mei 2026 -
KLH Hentikan Sistem Open Dumping TPAS Karangrejo, DPRD Desak Walikota Metro Bergerak Cepat
Senin, 11 Mei 2026








