Capaian Vaksinasi di Lamtim dan Pesibar Masih di Bawah 15 Persen
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mencatat terdapat dua daerah di Lampung yang sampai saat ini capaian vaksinasi Covid-19 nya berada di bawah angka 15 persen.
"Ada dua daerah yang capaian vaksinnya masih di bawah 15 persen. Keduanya adalah Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) 14,82 persen dan Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) masih 11,37 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, saat dimintai keterangan, Jumat (8/10/2021).
Reihana melanjutkan, untuk daerah di Lampung yang capaian vaksinnya tertinggi ialah kota Metro 76,01 persen, Bandar Lampung 60,06 persen, Lampung Barat 26,26 persen, Tulang Bawang 24,81 persen, Lampung Utara 24,08 persen.
Selanjutnya, Lampung Selatan 23,13 persen, Way Kanan 21,08 persen, Tanggamus 19,28 persen, Tulangbawang Barat 18,03 persen, Pringsewu 17,61 persen, Mesuji 15,64 persen, Lampung Tengah 15,31 persen dan Pesawaran 15,30 persen.
"Untuk capaian vaksinasi di tingkat provinsi 25.32 persen. Kami juga minta untuk daerah ini jangan lupa input ke dalam aplikasi P-Care dan smile. Sehingga data yang tervaksin dapat terus dilakukan pemantauan," ungkapnya.
Reihana melanjutkan, pihaknya juga saat ini tengah fokus melakukan percepatan vaksinasi di daerah yang padat penduduk. Seperti di Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Timur dan Lampung Tengah.
"Kami saat ini sedang fokus di daerah yang penduduknya padat dan mobilitas tinggi. Tentunya ini diharapkan segera membentuk kekebalan kelompok agar tingkat persebaran Covid-19 dapat ditekan," lanjutnya.
Menurutnya, daerah yang menjadi target sasaran tersebut diharapkan setiap puskemas mampu menyuntikkan hingga 500 dosis vaksin Covid-19 setiap harinya.
"Di akhir tahun 2021 ini diharapkan capaian vaksinasinya bisa 100 persen. Untuk percepatan kita juga kan dibantu oleh TNI dan Polri. Tidak puskemas saja," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : ANAK 14 TAHUN DI LAMSEL DIDUGA DIANIAYA OKNUM POLISI
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026








