Pemkot Belum Berani Ambil Keputusan Soal Tembok Jumbo Seafood
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat dimintai keterangan, Rabu (29/9/2021). Foto: Rohmah/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung belum berani mengambil keputusan soal pagar tembok Restoran Jumbo Seafood.
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana menyampaikan, alasan dibalik hal itu karena pagar tembok tersebut berdiri di atas tanah reklamasi yang memang dalam pengaturan perizinannya ada pada pemerintah provinsi.
“Bunda tidak berani, karena itu kan bukan ranah kita. Nanti kalau kita ngomong (tindak), takutnya Bunda salah,” ungkap Eva Dwiana, saat dimintai keterangan, Rabu (29/9/2021).
Baca juga : Warga Pesawahan Datangi DPRD Memohon Kelanjutan Soal Tembok Jumbo Seafood
Sebelumnya, beberapa warga Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan mendatangi kantor Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung untuk meminta tindak-lanjut dari hasil rapat dengar pendapat (RPD) yang memang menghasilkan rekomendasi untuk pembongkaran tembok tersebut.
Kemudian pada rapat dengar pendapat yang sama, dikatakan oleh Komisi I bahwa perizinan reklamasi adalah wewenang Pemprov, namun perizinan dan untuk menindak jika memang tembok dibongkar dapat dilakukan oleh pemerintah kota.
Sedangkan menurut Eva, terkait desakan warga yang mengungkapkan bahwa akan membongkar tembok Jumbo Kakap itu sendiri jika tak kunjung ada pergerakan dari pemerintah daerah, belum ditanggapinya dengan pasti.
“Iya, Insya Allah kalau kita bisa nanti kita selesaikan,” singkat Eva. (*)
Video KUPAS TV : SEKOLAH TATAP MUKA DIMULAI, DINKES TANGGAMUS ANTISIPASI KLASTER BARU! BAGIAN 2
Berita Lainnya
-
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Selasa, 30 Juni 2026 -
Tempat Strategis hingga SPKLU Lounge PLN, Ini 5 SPKLU Non Tol yang Paling Banyak Dipilih Pengguna Kendaraan Listrik di Lampung
Selasa, 30 Juni 2026 -
Nanda Indira Buka Suara Soal Tas Mewah: Ada yang Dicicil hingga Hadiah dari Keluarga
Selasa, 30 Juni 2026 -
Insan PLN UID Lampung Berhasil Tekan Emisi hingga 5532 kgCO2e melalui Gerakan Clean Energy Day
Selasa, 30 Juni 2026








