• Jumat, 29 Oktober 2021

UPTD Museum Transmigrasi Sosialisasi Museum Keliling di Pringsewu dan Tanggamus

Senin, 27 September 2021 - 17.56 WIB
71

UPTD Museum Transmigrasi Lampung menggelar Kegiatan Museum Keliling 2021 dengan mengusung tema "Cinta Budaya Peduli Museum" SMAN 1 Talangpadang, Senin (27/9/2021)

Kupastuntas.co, Tanggamus - UPTD Museum Transmigrasi Lampung menggelar Kegiatan Museum Keliling 2021 dengan mengusung tema "Cinta Budaya Peduli Museum" di SMAN 1 Gadingrejo, Pringsewu Jumat lalu dan SMAN 1 Talangpadang, Senin (27/9/2021) dengan mematuhi protokol kesehatan.

Ketua panitia kegiatan Museum Keliling, Mahmud, SE yang juga menjabat Kasi Pelayanan  UPTD Museum Ketransmigrasian Lampung mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan Museum Ketransmigrasian kepada masyarakat khususnya jenjang pendidikan tingkat menengah melalui guru-guru sejarah dan wali kelas di Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus.

“Dan juga mendorong kapasitas UPTD Museum Ketransmigrasian sebagai sumber belajar sejarah ketransmigrasian dan destinasi wisata pendidikan untuk jenjang pendidikan tingkat menengah dan masyarakat Indonesia serta dunia,” kata dia.Senin (27/9/9/2021).

Ia menyebutkan peserta Museum Keliling terdiri dari guru sejarah dan wali kelas SMA/SMK se Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus. 

“Untuk rangkaian kegiatannya meliputi pembukaan, pemaparan materi   Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010  Tentang  Cagar  Budaya,  Peraturan  Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 Tentang Museum, Pemaparan   Materi   Cinta   Budaya   Peduli   Museum Ketransmigrasian dan  Pameran Mini Koleksi UPTD Museum Ketransmigrasian Lampung,” jelasnya.

Sementara Kepala UPTD Museum Ketransmigrasian Lampung, Hana Kumiati, SE mewakili Kadisdikbud Lampung Drs. Sulpakar, MM mengatakan, pihaknya selalu berupaya mendorong  kepedulian  masyarakat  terhadap  keberadaan Museum. 

“Museum Ketransmigrasian Lampung merupakan satu-satunya museum khusus Ketransmigrasian yang ada di Indonesia bahkan Dunia yang didirikan sebagai upaya untuk melestarikan sejarah Transmigrasi,” kata dia. 

Melalui kegiatan Museum Keliling, ujarnya, tugas dan fungsi museum menjadi lebih dikenal oleh masyarakat, khususnya para pengajar di sekolah sehingga dapat mendorong kepedulian terhadap upaya Pelestarian, Pelindungan, dan Pemanfaatan Museum Ketransmigrasian Lampung.

“Selain itu melalui kegiatan ini diharapkan akan menambah wawasan para Peserta dan dapat menginformasikan, mengajak dan menghimbau kepada masyarakat luas agar dapat mengenal lebih dekat keberadaan Museum Ketransmigrasian dengan cara berkunjung langsung ke Museum Ketransmigrasian Lampung yang berlokasi di Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran,” jelasnya. (*)