Duh! Tingkat Pengangguran Terbuka di Lambar Capai 4 Ribu Orang Lebih Selama 2020
Sidang paripurna istimewa HUT Lambar ke-30. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) tahun 2020 lalu mencapai 4 ribu orang lebih. Angka tersebut meningkat sebanyak 0,47 persen jika dibandingkan tahun 2019.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lambar, Parosil Mabsus saat sidang paripurna istimewa HUT Lambar ke-30 yang digelar di ruang sidang Marghasana DPRD setempat, Kamis (23/9/2021).
"Untuk tingkat pengangguran terbuka kita tahun 2020 sebesar 2,13 persen atau sebesar 4.053 jiwa. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar 1,66 persen maka jumlah pengangguran di Lambar mengalami kenaikan sebesar 0,47 persen," kata Parosil.
Parosil menyebut, tahun 2020 merupakan masa sulit akibat adanya musibah pandemi Covid-19. Namun papar nya, tantangan tersebut tidak dapat diselesaikan sendiri, sehingga ia mengajak kepada seluruh elemen masyarakat dan segenap pimpinan dan anggota DPRD Lambar agar dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk mengatasi hal tersebut secara bersama-sama.
Ditambahkan Parosil, Indek Pembangunan Manusia (IPM) menjadi salah satu tolak ukur kemajuan daerah. Sehingga menginjak usia yang ke-30 peningkatan IPM Lambar masih dalam kategori sedang.
"Angka IPM Lambar masih masuk dalam kategori sedang. Namun, kita semua merasakan dengan adanya pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan di sektor ekonomi. Pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Lambar mengalami kontraksi sebesar -1,14 persen, turun signifikan dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun sebelumnya yang mencapai 5,20 persen," jelasnya.
Masih kata Parosil, kontraksi ekonomi pada tahun 2020 dikarenakan pengaruh dari melemahnya sepuluh sektor lapangan usaha mengalami kontraksi yang dalam. Sedangkan untuk sektor pertanian kehutanan dan perikanan yang merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan di Lambar hanya tumbuh sebesar 0,020 persen.
"Implementasi terhadap Pitu Program telah berdampak langsung terhadap beberapa indikator makro di Lambar, antara lain IPM. Pada tahun 2020 capaian IPM di Lambar adalah 67,80 poin, capaian tersebut meningkat sebesar 0,3 point dibandingkan tahun 2019 sebesar 67,50 poin," tuturnya. (*)
Video KUPAS TV : Akses Jalan Warga Ditembok, Rumah Terancam Banjir
Berita Lainnya
-
Sekolah Rusak hingga Fasilitas Digital Jadi Prioritas, Parosil Minta Dukungan Kementerian
Jumat, 19 Juni 2026 -
Dua Pejabat Pemkab Lampung Barat Mengundurkan Diri
Rabu, 17 Juni 2026 -
Lampung Barat Siapkan Strategi Fiskal 2027, Sekda Tekankan Pentingnya Data Akurat
Rabu, 17 Juni 2026 -
Pegawai Samsat Liwa Diduga Konsumsi Narkoba di Kantor, Satu Orang Diamankan Polisi
Senin, 15 Juni 2026








