Dua Siswa yang Pernah Positif Covid-19 di Lambar Mulai Ikuti PTM
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Satu pelajar asal SMPN 1 Sekuting terpadu dan satu pelajar asal SDN 1 Way Mengaku Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang pernah positif Covid-19 mulai mengikuti kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah.
Kepala Sekolah SMPN 1 Sekuting Terpadu, Nuryadin memastikan, siswa nya yang pernah terpapar Covid-19 sudah sehat sesuai surat yang dikeluarkan Puskesmas setempat.
"Siswa yang pernah terpapar sudah menjalani isolasi selama 12 hari, dan mulai mengikuti PTM bersama teman sekelasnya," kata Nuryadin, saat dihubungi kupastuntas.co, Rabu (22/9/21).
Dijelaskan Nuryadin, siswa yang terpapar tersebut merupakan klaster keluarga, bukan klaster sekolah. Buktinya tidak satupun siswa lain yang terpapar karena tracing dari siswa tersebut.
"Alhamdulillah semua baik-baik saja, tidak ada tracing dari siswa yang pernah terpapar Covid-19 tersebut. Meski Lampung Barat sudah turun level menjadi PPKM level 2, kami pihak sekolah tetap menerapkan Prokes ketat," tegasnya.
Hal senada juga disampaikan kepala sekolah SDN 1 Way Mengaku, Ahmad Suryadi. Ia mengaku siswa nya yang pernah terpapar Covid-19 sudah tiga hari kembali mengikuti KBM tatap muka dan tidak ada hasil tracing yang positif.
Meski begitu, Suryadi begitu sapaan akrab Ahmad Suryadi mengimbau agar orang tua siswa dan siswi yang anak nya sekolah di SDN 1 Way Mengaku khususnya agar memberi tahu apabila anaknya pernah bepergian keluar daerah atau pernah kontak dengan orang tua atau keluarga yang terpapar Covid-19 sehingga bisa di ambil langkah pencegahan, singkatnya. (*)
Video KUPAS TV : KAKEK NENEK BERTAHAN HIDUP DARI RONGSOKAN DAN BANTUAN TETANGGA
Berita Lainnya
-
Gantikan AKBP Rinaldo Aser, AKBP Samsu Wirman Resmi Jabat Kapolres Lampung Barat
Senin, 12 Januari 2026 -
Kecelakaan Maut di Belalau, Dua Pengendara Motor Tewas Usai Bertabrakan dengan Pick Up
Minggu, 11 Januari 2026 -
Kebakaran Rumah Dua Lantai di Canggu Lampung Barat Sebabkan Kerugian Rp300 Juta
Kamis, 08 Januari 2026 -
Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Rumah di Batu Brak Lampung Barat
Kamis, 08 Januari 2026









