Investasi Semester I Tahun 2021 di Lampung Capai Rp8,83 Triliun, 80 Persen Target
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Lampung, Yudhi Alfadri. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Investasi di Provinsi Lampung pada semester I tahun 2021 ini telah mencapai angka Rp8,83 triliun. Investasi tersebut berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) 1.080 proyek dan Penanaman Modal Asing (PMA) 47.533 proyek.
"Target realistis investasi di Provinsi Lampung pada tahun 2021 ini sebesar Rp10,8 triliun, maka investasi telah mencapai angka 81,80 persen," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Lampung, Yudhi Alfadri, saat dihubungi kupastuntas.co, Minggu (19/9/2021).
Menurutnya, pada triwulan I tahun 2021 kali ini daerah yang mendominasi tingginya capaian investasi ialah Kabupaten Tanggamus dengan nilai Rp4937,4 miliar. Sementara pada tahun sebelumnya daerah yang menjadi penyumbang tertinggi jalan Lampung Selatan dengan nilai Rp775 miliar.
"Untuk negara dengan peminat investasi penanaman modal asing didominasi oleh negara Singapura, Belanda, Hongkong, Jepang, Taiwan, Swiss dan juga negara Malaysia," ungkap Yudhi.
Sementara itu, untuk proyek PMDN di Provinsi Lampung sendiri didominasi oleh sektor perdagangan reparasi, konstruksi, pertanian dalam artian luas seperti tanaman pangan, perkebunan, peternakan dan juga industri makanan.
"Kami optimis jika realisasi investasi di Provinsi Lampung pada tahun ini bisa mencapai target, bahkan bisa melebihi sesuai dengan apa yang sudah di targetkan di awal," terangnya.
Menurutnya, untuk mencapai target tersebut pihaknya terus berusaha meningkatkan layanan perizinan yang berbasis teknologi serta meningkatkan fungsi pembinaan dan pengawasan kepada para investor.
"Kami juga terus melakukan penjajakan pasar baru sebagai PMDN. Serta berkoordinasi secara masif dengan pemerintah pusat dan juga pemerintah kabupaten/kota tentunya," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : BAKTI SOSIAL PERAYAAN HUT KUPASTUNTAS.CO KE-9 TAHUN
Berita Lainnya
-
Mengapa Hanya Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang Bersuara, Oleh: Donald Harris Sihotang
Minggu, 22 Februari 2026 -
PKBI Sebut Deteksi Massal Jadi Kunci Kendalikan Penyebaran HIV di Lampung
Minggu, 22 Februari 2026 -
Nelayan Diimbau Waspada, Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Perairan Lampung hingga 25 Februari 2026
Minggu, 22 Februari 2026 -
Bapanas Temukan Kemasan Rusak dan Lonjakan Harga Cabai di Lampung
Minggu, 22 Februari 2026









