• Sabtu, 04 Desember 2021

Lagi, Buaya Way Semaka Tanggamus Serang Pencari Ikan

Sabtu, 18 September 2021 - 15.42 WIB
176

Hendri saat dibawa ke Puskesmas Siring Betik, Kecamatan Wonosobo. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus - Lagi, Buaya Way Semaka serang, warga Pekon Kanoman, Kecamatan Semaka, Tanggamus, bernama Hendri (31), saat memasang bubu, dan mengalami luka serius di bagian kaki.

Informasi yang berhasil dihimpun Kupastuntas.co, Sabtu (18/9/2021), serangan buaya itu berawal saat Hendri memasang bubu (alat penangkap ikan dari anyaman bambu) di Way Semaka di Pekon Kanoman, Kecamatan Semaka, Jumat (17/9/2021) sekira pukul 17.30 WIB.

Saat memasang bubu itu, korban memasukkan kaki kanan nya ke dalam sungai, dan tidak menyadari ada seekor buaya di sekitar. Saat itulah tiba-tiba betis kaki kanan korban diterkam buaya penghuni Way Semaka, dan langsung ditarik.

Beruntung di tengah kepanikkan dan rasa ngeri, korban secara refleks berontak dan berusaha melepaskan diri agar tidak tertarik ke dasar sungai.

"Buaya itu menarik kaki saya, tapi sekuat tenaga saya melawan, dan Alhamdulillah cengkeraman buaya bisa lepas," kata Hendri, saat dikonfirmasi kupastuntas.co.

Korban yang syok ketakutan akhirnya jatuh pingsan. Beruntung, keponakan korban bernama Parhan (11), yang ikut bersama korban memasang bubu berteriak memanggil orangtua dan keluarga. Sehingga korban bisa ditolong dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Siring Betik, Kecamatan Wonosobo untuk mendapat perawatan medis.

"Akibat serangan buaya ini, korban mengalami luka dan mendapat 50 jahitan. Korban masih dirawat di Puskesmas Siring Betik," kata Kapolsek Wonosobo, AKP Ketut Gister, saat dihubungi kupastuntas.co, Sabtu (18/9/2021) sore.

Ketut melanjutkan, atas kejadian serangan buaya untuk yang kesekian kalinya tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan Uspika dan para kepala pekon untuk mengingatkan warga tidak beraktivitas di sepanjang Way Semaka.

"Akhir-akhir ini buaya sering menampakkan diri di Way Semaka, dan sering muncul di sekitar jembatan menghubungkan Pekon Banjarnegoro (Kecamatan Wonosobo)-Kanoman (Kecamatan Semaka," ujar Ketut.

Selain itu lanjutnya, pihaknya juga berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bandar Lampung, guna mengambil langkah pencegahan.

"Kami juga akan memasang banner peringatan di lokasi kemunculan buaya, sebagai peringatan kepada warga untuk hati-hati dan waspada saat beraktivitas di Way Semaka," lanjutnya. (*)


Video KUPAS TV : BALAP LIAR DI JALAN LINTAS, DUA REMAJA LUKA PARAH