Gubernur Arinal Ancam Tutup Perusahaan Pencemar Limbah Aspal di Perairan Lampung
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, saat dimintai keterangan, Rabu (15/9/2021). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mengancam akan menutup perusahaan yang terbukti dengan sengaja membuang limbah sehingga menyebabkan tercemarnya perairan laut Lampung.
"Kalau itu perusahaan di Lampung yang melakukan saya tutup. Karena itu kan melanggar lingkungan. Tapi saya tidak yakin perusahaan di Lampung yang melakukan itu," kata Arinal, saat dimintai keterangan, Rabu (15/9/2021).
Namun ia meyakini, jika perusahaan yang ada di Lampung tidak membuang limbah dengan material berwarna hitam dan bertekstur lengket tersebut sehingga menyebabkan perairan laut di lima daerah tercemar.
"Yang jelas pengusaha di provinsi Lampung tidak melakukan itu. Itu dampak daripada lalulintas dan dorongan arus sehingga sampai ke perairan selat sunda," lanjutnya.
Ia juga mengatakan, saat ini organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah melakukan pengecekan ke lapangan.
"Tetapi ini tim sedang turun dari DLH, DKP dan dari pemerintah pusat. Sekarang sedang dikaji kalau memang itu ada yang melakukan pelanggaran saya akan tuntut," terangnya. (*)
Video KUPAS TV : BKN INGATKAN PESERTA CPNS JANGAN PERCAYA CALO
Berita Lainnya
-
815 Pegawai Imigrasi dan Pemasyarakatan Lakukan Pelanggaran, 90 Dipecat
Kamis, 11 Juni 2026 -
Literasi Keuangan Lampung Masih 66,46 Persen, Wagub Minta TPAKD Perluas Jangkauan
Kamis, 11 Juni 2026 -
BNNP Lampung Musnahkan 1.320 Butir Ekstasi, Dua Pengedar Terancam Hukuman Mati
Kamis, 11 Juni 2026 -
Ade Jona Aklamasi Terpilih Jadi Ketum Hipmi
Kamis, 11 Juni 2026








