• Kamis, 22 Januari 2026

Lima Lapo Tuak di Pasar Tejoagung Dibongkar, Petugas Temukan Ratusan Botol Miras

Kamis, 09 September 2021 - 14.04 WIB
672

Sejumlah petugas gabungan Pemkot Metro saat melakukan pembongkaran terhadap lapak Lapo tuak di kawasan pasar Tejoagung, Kecamatan, Metro Timur. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Setelah lama dikeluhkan warga, akhirnya Tim Gabungan Pemkot Metro melakukan pembongkaran paksa terhadap lima kios Lapo tuak di kawasan pasar Tejoagung, Kecamatan Metro Timur, Kamis (9/9/2021).

Kasat Pol-PP Kota Metro Imron, melalui Kabid Penegak Perda Yoseph Nenotaek menjelaskan, dari pembongkaran tersebut, petugas mendapati ratusan botol minuman keras berbagai merk bekas konsumsi di dalam kios.

"Saat pembongkaran tadi kami menemukan ratusan botol miras berbagai merk dengan kadar alkohol rata-rata 35 persen," kata Yoseph.

Ia juga menjelaskan bahwa eksekusi pembongkaran dan pengosongan lima lapak Lapo tuak yang dilakukan telah sesuai amanat Peraturan Daerah (Perda).

"Sesuai hasil rapat kami dengan seluruh tim untuk penertiban lapak tuak di kawasan Pasar Tejoagung yang meresahkan masyarakat, sebelumnya kami sudah sosialisasikan lalu memberikan surat teguran 1, 2 dan 3. Kemudian hari ini kita lakukan pembongkaran sesuai Perda nomor 7 tahun 2016 tentang penanganan penyakit sosial masyarakat," jelas Yoseph.

Dalam pembongkaran tersebut sedikitnya 80 Personel gabungan dikerahkan untuk melancarkan jalannya eksekusi. Petugas melakukan penyitaan terhadap seluruh barang didalam kios untuk dimusnahkan.

"Sesuai hasil rapat, pembongkaran ini melibatkan 80 personel diantaranya TNI, Polri, Pol-PP, Dinas Pasar, dan kawan-kawan security. Dari pembongkaran ini kita juga menyita barang-barang yang ditinggalkan pemiliknya untuk kita musnahkan. Dan harus diketahui, bahwa mereka yang menempati kios ini tanpa membayar sewa, artinya secara ilegal," pungkasnya.

Sementara itu, Indra, salah seorang petugas keamanan kios pasar Tejoagung mengungkapkan bahwa lima Lapo tuak yang dibongkar petugas telah kosong sejak dua hari lalu.

"Lapo tuak disini sudah dua malam ini tidak ada orang. Tidak ada aktivitas, kalau biasanya ya ramai kadang sampai subuh. Ada musik-musik keras, ada penyanyi nya juga," ungkap Indra.

Ia mengaku bahwa sebelumnya sejumlah Lapo tuak di kawasan tersebut juga menyediakan jasa wanita penghibur untuk menemani minum setiap pengunjung.

"Yang saya tau ya kalau malam itu ramai aja orang pada minum disini. Kalau setau saya hanya jual tuak saja, kalau soal perempuan itu ya keluar masuk. Saya tidak pernah kumpul dan tidak pernah minum soalnya. Saya cuma lewat saja, kontrol disini saya kan bantu keamanan," tandasnya. (*)

Video KUPAS TV : REKLAMASI ILEGAL MARAK DI LAMPUNG, TAPI HUKUM MELEMPEM! - PART 1

Editor :