Gajah Liar Masih Mengancam, Satgas-Warga Lakukan Blokade
atuan Tugas (Satgas) Penanganan Konflik Gajah di Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat, bersama masyarakat terus melakukan blokade terhadap kawanan yang mengancam keselamatan warga Pemangku Kalibata, Pekon (Desa) Sukamarga sejak beberapa hari terakhir.
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Keberadaan gajah liar yang memasuki permukiman penduduk di dua kecamatan di Kabupaten Lampung Barat masih mengancam. Saat ini kawanan gajah berada sekitar 200 meter dari lahan garapan warga.
Sebagai langka antisipasi, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Konflik Gajah di Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat, bersama masyarakat terus melakukan blokade terhadap kawanan yang mengancam keselamatan warga Pemangku Kalibata, Pekon (Desa) Sukamarga sejak beberapa hari terakhir.
Camat Suoh Mandala Harto, mengatakan kawanan gajah tersebut berjarak hanya sekitar 200 meter dari Talang Mbah Jael, masuk dalam wilayah Pemangku Kalibata Pekon Pekon Sukamarga.
"Jadi disana ada tujuh KK dan memang dikhawatirkan akan menimbulkan kerugian yang besar bagi masyarakat, karena itu kami dari kecamatan, bersama Satgas dan juga masyarakat melakukan blokade terhadap kawanan gajah tersebut, dengan harapan kawanan gajag bisa menjauh masuk dalam hutan rimba, dan ada mahout (pawang gajah) yang juga datang memimpin upaya penggiringan," ungkapnya, Selasa (31/8/21).
Selain melakukan blokade, kata Mandala, pihaknya juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan upaya penggiringan kawanan gajah tersebut tanpa koordinasi dan komando dari Satgas.
"Jangan ada lagi warga yang nekat melakukan penggiringan sendiri, karena kami menerima laporan masih ada masyarakat yang nekat, dan itu bahaya," tegasnya.
Untuk blokade tambahnya, dilakukan pada titik-titik yang berpotensi dilintasi kawanan gajah. Sejauh ini, kekompakan dan gotong royong masyarakat cukup tinggi dalam membantu petugas melakukan penghalauan. (*)
Berita Lainnya
-
Diduga Hilang Kendali, Mobil Box Terguling di Batu Brak Lampung Barat
Senin, 16 Maret 2026 -
Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Pemkab Lampung Barat Gelontorkan Rp 21,1 Miliar Perbaiki Jalan
Senin, 16 Maret 2026 -
Beasiswa Kedokteran hingga Bahasa Lampung, Strategi Parosil Bangun Masa Depan SDM Daerah
Jumat, 13 Maret 2026 -
Pemkab Lampung Barat Tegaskan Perusahaan Wajib Beri THR Pekerja dan Bonus Driver Online
Jumat, 13 Maret 2026








