Baru Dua Daerah di Lampung yang Menggelar PTM Terbatas
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lampung, Sulpakar, saat dimintai keterangan, Kamis (26/8/2021). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Lampung, Sulpakar mengungkapkan, baru ada dua daerah di Lampung yang diizinkan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, yakni Lampung Tengah dan Tulang Bawang Barat.
"Sudah melaksanakan mulai tanggal 25 Agustus. Sementara 13 Kabupaten/Kota lainnya Jumat besok kita akan melakukan rapat secara menyelusuh," kata Sulpakar, saat dimintai keterangan, Kamis (26/8/2021).
Dalam rapat tersebut lanjutnya, pihaknya akan membahasnya secara detail, apakah ada penambahan daerah yang melaksanakan PTM, akan diputuskan besok hari setelah rapat.
"Karena kita ingin PTM terbatas ini terlaksana dengan baik dan tidak menjadi klaster baru Covid-19, baik guru maupun peserta didik," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga dalam pelaksanaan PTM tersebut tetap mengacu pada Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 8 Tahun 2021 tentang sistem managemen kinerja pegawai.
"Mengacu SKP Menteri pertama hukum tertinggi adalah kesehatan dan keselamatan, baik itu tenaga pendidik dan siswa maupun warga lainya," terangnya.
Kemudian dalam rangka menyiapkan PTM, salah satu yang diisyaratkan adalah bagaimana memaksimalkan vaksinasi pada tenaga pendidik dan kependidikan, untuk provinsi Lampung sendiri baru 50 persen. Oleh karenanya pihaknya bersama dengan dinas Kesehatan mempercepat vaksinasi tersebut.
"Tetapi walaupun nantinya belum selesai, apabila kesiapan kabupaten/kota sudah siap, tentunya kita dorong untuk melaksanakan PTM terbatas, dengan catatan bagi guru belum divaksin ini diwajibkan dengan pembelajaran secara Daring," ungkap Sulpakar.
Selanjutnya apabila ada orang tua belum mengizinkan anaknya untuk PTM, juga akan disiapkan porsi untuk melakukan pembelajaran secara Daring.
Ia menegaskan, dalam masa pandemi ini, PTM akan segera dilaksanakan apabila memenuhi persyaratan tersebut.
"Karena kita baru saja keluar dari zona merah, maka kita menyiapkannya dengan hati-hati. Jangan sampai kita kembali ke zona merah lagi," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : PPKM DIPERPANJANG LAGI, WALIKOTA EVA : MOBILITAS WARGA HARUS TETAP DIJAGA
Berita Lainnya
-
PSN Hilirisasi Ayam Terintegrasi Digulirkan di Lampung, Abas: Momentum Petani dan Peternak Naik Kelas
Jumat, 06 Februari 2026 -
PSN Hilirisasi Ayam Terintegrasi Digulirkan di Lampung, Abas: Momentum Petani dan Peternak Naik Kelas
Jumat, 06 Februari 2026 -
Tim Hospital Housekeeping RS Urip Sumoharjo Berperan Penting Jaga Kebersihan dan Kenyamanan Pasien
Jumat, 06 Februari 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Berangkatkan Jemaah Umrah, Prioritaskan Lansia dan Disabilitas
Jumat, 06 Februari 2026









