Harga Tomat Naik Namun Cabai Turun , Ini Penjelasan Diskoperindag Lambar
Kabid perdagangan pada Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lampung Barat, Sri Hartati. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Harga tomat di Kabupaten Lampung Barat yang semula Rp 4 ribu sampai 5 ribu, sekarang naik menjadi Rp 10ribu perkilo di pasaran.
Berbeda dengan tomat yang naik, harga cabai rawit malah turun. Semula Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu kini tinggal Rp 15ribu hingga Rp 20ribu lagi.
Siti, salah satu petani asal Pekon (Desa) Sukarame, Kecamatan Balik Bukit, mengatakan harga cabai turun sudah berlangsung sekitar tiga bulan.
Ia mengaku tidak mengetahui penyebab turunnya harga Cabai jenis kriting. Apakah dampak sedang pandemi Covid-19 atau karena produksi sedang banyak.
"Kalau ditanya penyebab kami tidak tahu, mungkin yang lebih pas nya tanya dengan dinas terkait saja. Yang jelas harga cabe seperti ini sudah sekitar tiga bulan," ungkapnya, Rabu (18/8/21).
Terpisah Kabid perdagangan pada Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Lampung Barat, Sri Hartati mengungkapkan naik dan turunnya harga cabai dan tomat merupakan hukum pasar.
Biasanya jelas Sri, ketika persediannya banyak harga relatif rendah, begitu juga sebaliknya apabila persediaannya sedikit pasti harga relatif tinggi.
Yang jelas papar Sri, tidak ada kaitan dengan pandemi yang sedang melanda, karena barang tetap bisa keluar daerah termasuk kepulau jawa.
"Khusus harga cabai belum tergolong rendah, masih terbilang stabil. Kecuali kalau persediaannya memang melimpah harga pasti agak murah," kata Sri.
Ditambahkan Sri, mengenai harga sayur mayur memang simalakama. Saat harga tinggi masyarakat yang ngeluh, sedangkan saat harga rendah petani yang ngeluh.
Sri mengimbau agar masyarakat membeli sayur mayur sesuai kebutuhan saja, tidak boleh berlebihan apalagai saat harga masih tinggi guna menghindari pembusukan. (*)
Berita Lainnya
-
Diduga Hilang Kendali, Mobil Box Terguling di Batu Brak Lampung Barat
Senin, 16 Maret 2026 -
Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Pemkab Lampung Barat Gelontorkan Rp 21,1 Miliar Perbaiki Jalan
Senin, 16 Maret 2026 -
Beasiswa Kedokteran hingga Bahasa Lampung, Strategi Parosil Bangun Masa Depan SDM Daerah
Jumat, 13 Maret 2026 -
Pemkab Lampung Barat Tegaskan Perusahaan Wajib Beri THR Pekerja dan Bonus Driver Online
Jumat, 13 Maret 2026








